Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 18:47 WIB

Klarifikasi Danone Terkait Sumber Air Aqua Pasca Video Gubernur Dedi Mulyadi

Author

Klarifikasi Danone Terkait Sumber Air Aqua Pasca Video Gubernur Dedi Mulyadi

Danone Indonesia memberikan klarifikasi mengenai sumber air Aqua setelah sebuah video yang diunggah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menimbulkan sejumlah pertanyaan. Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menganggap bahwa air Aqua berasal dari sumber permukaan, bukan dari akuifer di bawah tanah.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Danone menegaskan bahwa air Aqua diambil dari belasan sumber air pegunungan yang terpantau secara ketat, jauh dari kontaminasi sumber permukaan. Penjelasan ini penting untuk memastikan publik memahami keberlanjutan pengambilan air yang dilakukan.

Klarifikasi Sumber Air Aqua

Dalam video yang diunggah di akun YouTube resmi, Dedi Mulyadi mempertanyakan tentang pemasokan air yang digunakan sebagai bahan baku Aqua. Seorang staf dari Danone menjelaskan bahwa air yang diproduksi Aqua diambil dari bawah tanah menggunakan metode pengeboran.

Dedi Mulyadi, terkejut dengan penjelasan tersebut, mengajak diskusi tentang dampak dari pengambilan air tanah terhadap lingkungan dan struktur tanah. Sebelumnya, Dedi beranggapan bahwa sumber air Aqua berasal dari sungai atau permukaan lain.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Proses Seleksi dan Keamanan Sumber Air

Dalam tanggapannya, Danone Indonesia menjelaskan bahwa pemilihan sumber air Aqua dilalui melalui prosedur seleksi yang ketat menggunakan sembilan kriteria ilmiah. Ini dilakukan untuk memastikan kelestarian sumber air dan keamanan kualitasnya.

Danone juga menekankan bahwa air Aqua tidak diambil dari sumber permukaan atau dari tanah dangkal, tetapi berasal dari akuifer yang berada antara 60 hingga 140 meter di bawah permukaan tanah. Pengelolaan ini dilakukan oleh tim ahli dari berbagai disiplin ilmu.

Dampak Terhadap Lingkungan dan Masyarakat

Setiap lokasi pengambilan air Aqua telah melalui kajian yang mendalam terkait dampak sosial dan lingkungan. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran menunjukkan bahwa pengambilan air Aqua tidak mengganggu pemakaian air oleh masyarakat sekitar.

Danone memastikan bahwa akuifer yang dimanfaatkan terlindungi oleh lapisan kedap air, sehingga bebas dari pencemaran. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas pengambilan air tidak akan mengganggu pasokan air untuk masyarakat, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU