Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 20:48 WIB

Pria Alabama Pasang Berlian Dua Karat di Mata Prostetiknya

Author

Pria Alabama Pasang Berlian Dua Karat di Mata Prostetiknya

Slater Jones, seorang pria asal Alabama, Amerika Serikat, membuat gebrakan dengan memasang berlian dua karat di mata prostetiknya, menjadikannya sebagai yang termahal di dunia.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Keputusannya untuk menggabungkan seni dengan medis ini mendapat beragam reaksi, mulai dari pujian kreatifitas hingga kekhawatiran mengenai keamanan penggunaan berlian di rongga mata.

Awal Mula Kehilangan dan Inovasi Mata Prostetik

Slater Jones mengalami kehilangan mata kanannya akibat masalah kesehatan yang serius, yang mendorongnya mencari solusi prostetik sesuai dengan identitasnya sebagai desainer perhiasan.

Dalam pencariannya, ia berkolaborasi dengan John Lim, seorang ahli prostetik, untuk mendesain mata yang tidak hanya berfungsi secara medis tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Keindahan dan Fungsi: Mata Prostetik Berliannya

Mata prostetik yang diciptakan menampilkan berlian dua karat di bagian tengah, menjadikannya terlihat mencolok ketika terkena cahaya.

Jones menegaskan, "Berlian tersebut membuat mata palsu ini lebih dari sekadar alat medis, melainkan sebuah karya seni," menyoroti integrasi antara kesehatan dan seni dalam inovasinya.

Respon Publik dan Dukungan Profesional

Melalui media sosial, foto mata berlian Jones mendapatkan berbagai respons dari warganet, menciptakan perdebatan positif dan negatif.

Beberapa orang mengagumi kreativitasnya, sementara yang lain mengungkapkan kekhawatiran tentang risiko kesehatan penggunaan berlian di rongga mata.

John Lim, yang terlibat dalam proyek ini, mengatakan, "Saya sudah membuat sekitar 10.000 mata prostetik, tapi ini adalah mata buatan paling berharga dari segi material."

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU