Senin, 20 OKTOBER 2025 • 19:44 WIB

Penyusutan Volume Otak: Laki-laki Mengalami Proses yang Lebih Cepat Berbanding Perempuan

Author

Penyusutan Volume Otak: Laki-laki Mengalami Proses yang Lebih Cepat Berbanding Perempuan

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa otak laki-laki menyusut lebih cepat dibandingkan otak perempuan seiring bertambahnya usia. Temuan ini dapat membantu dalam memahami risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) ini memberikan wawasan baru mengenai perbedaan penyusutan volume otak berdasarkan jenis kelamin, suatu aspek yang penting dalam kajian kesehatan otak.

Penyusutan Volume Otak Berdasarkan Jenis Kelamin

Penelitian ini dipimpin oleh Anne Ravndal dari Universitas Oslo, yang menganalisis lebih dari 12.000 pemindaian otak dari peserta berusia antara 17 hingga 95 tahun. Setiap subjek menjalani setidaknya dua pemindaian MRI dengan interval rata-rata sekitar tiga tahun.

Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah menyesuaikan ukuran otak berdasarkan jenis kelamin, laki-laki mengalami penurunan yang signifikan di lebih banyak wilayah otak dibandingkan perempuan. Khususnya, bagian korteks menunjukkan penurunan seiring bertambahnya usia, memberikan gambaran jelas tentang perbedaan perkembangan otak antara dua jenis kelamin.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Implikasi Klinis dari Penelitian

Ravndal menyatakan, "Jika otak perempuan mengalami penurunan lebih banyak, hal itu bisa jadi menjelaskan tingginya prevalensi Alzheimer." Ini menunjukkan bahwa perbedaan fisiologi penuaan antara laki-laki dan perempuan dapat berkontribusi pada perbedaan risiko terhadap penyakit neurodegeneratif.

Penting untuk mencatat bahwa meskipun hasil penelitian ini signifikan, interpretasi perlu dilakukan dengan hati-hati. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meneliti mekanisme dan implikasi dari penurunan volume otak ini.

Ketidakpastian dalam Penelitian Sebelumnya

Meskipun banyak penelitian telah dilakukan tentang biologi penuaan otak, sebagian besar mengabaikan peran jenis kelamin. Hanya lima persen dari penelitian di bidang ini yang mempertimbangkan pengaruh seks terhadap hasil yang diperoleh.

Berbagai studi menunjukkan bahwa sementara beberapa menjelaskan penurunan materi abu-abu yang lebih tajam pada pria, studi lain mungkin memberikan hasil sebaliknya. Oleh karena itu, eksplorasi lebih dalam tentang perbedaan ini diperlukan.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU