Masalah emas asli dan palsu kerap membingungkan banyak orang, terutama dalam konteks investasi dan pembelian perhiasan.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar tidak tertipu dan dapat memilih emas dengan lebih percaya diri.
Menggunakan Uji Asam
Salah satu cara paling efektif untuk membedakan emas asli dan palsu adalah dengan uji asam. Proses ini melibatkan penggunaan larutan asam yang akan bereaksi dengan logam.
Jika emas tahan terhadap asam dan tidak meninggalkan jejak, maka itu adalah emas asli. Namun, jika logam berubah warna atau mengelupas, kemungkinan besar itu adalah emas palsu.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Metode Magnet
Emas asli tidak memiliki sifat magnetik, sehingga menggunakan magnet bisa menjadi cara cepat untuk membedakannya. Jika logam yang Anda uji tertarik ke magnet, itu berarti bukan emas murni.
Namun, perlu diingat bahwa beberapa jenis emas palsu juga bisa terlihat nempel magnet, jadi sebaiknya gunakan metode ini bersama dengan uji lainnya.
Menguji Warna dan Karat
Emas asli memiliki warna yang khas dan tidak akan memudar. Anda bisa memeriksa keaslian emas dengan mengamati warna dan karat yang dicetak di permukaannya.
Selain itu, Anda juga dapat menggunakan pengujian cork float, di mana Anda menaruh emas di dalam air dan melihat apakah ia tenggelam atau mengapung. Emas asli cenderung tenggelam karena kepadatannya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: