Sabtu, 18 OKTOBER 2025 • 14:41 WIB

Fakta Menarik Seputar Lari Maraton: Lebih dari Sekadar Berlari

Author

Fakta Menarik Seputar Lari Maraton: Lebih dari Sekadar Berlari

Lari maraton bukan sekadar tentang menempuh jarak 42,195 kilometer, tetapi juga mencakup banyak fakta menarik yang sering terlewatkan oleh pelari pemula maupun penggemar lari.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Dari asal-usulnya hingga mitos yang sering beredar, setiap elemen dalam dunia maraton menyimpan cerita yang unik dan berwarna.

Sejarah Maraton

Lari maraton berasal dari peristiwa legendaris di Yunani yang terjadi pada tahun 490 SM. Seorang prajurit bernama Pheidippides dilaporkan berlari dari Marathon menuju Athena untuk memberitahukan kemenangan atas tentara Persia.

Sejak itu, maraton menjadi simbol ketekunan dan semangat juang. Namun, acara resmi maraton baru diadakan pada tahun 1896 saat Olimpiade modern di Athena.

Jarak maraton yang dikenal sekarang ditetapkan pada Olimpiade London 1908, ketika jarak diperpanjang menjadi 42,195 km agar dimulai di Istana Windsor dan berakhir di Stadion Olimpiade.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Mitos dan Fakta

Salah satu mitos paling umum adalah bahwa hanya atlet profesional yang dapat berlari maraton. Namun, sesungguhnya siapa pun dapat berpartisipasi, karena banyak pelari amatir yang berhasil menyelesaikannya.

Ada juga anggapan bahwa berlari maraton bisa menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh. Faktanya, dengan pelatihan yang tepat, berlari justru bisa meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran secara keseluruhan.

Mitos lain menyebutkan bahwa maraton hanya untuk pria. Di sejumlah negara, terutama Jepang dan Amerika Serikat, pelari wanita terus bertambah setiap tahunnya, membuktikan bahwa maraton bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Persiapan Lari Maraton

Persiapan untuk lari maraton tidak hanya terkait dengan fisik, tetapi juga mental. Kesiapan mental sangat penting untuk mencapai garis finish.

Banyak pelari menjalani program pelatihan berbulan-bulan menjelang hari H, dengan mengikuti metode pelatihan khusus yang telah terbukti efektif.

Nutrisi yang tepat, hidrasi, dan istirahat yang cukup sangat diperlukan untuk mendukung stamina pelari saat berlari.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU