Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 20:15 WIB

Program Makan Bergizi Gratis: Serap Tenaga Kerja dan Tingkatkan Ekonomi

Author

Program Makan Bergizi Gratis: Serap Tenaga Kerja dan Tingkatkan Ekonomi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap tenaga kerja sebanyak 900 ribu hingga satu juta orang.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Pernyataan ini disampaikan dalam forum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Program MBG

Dadan Hindayana menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis mendukung penyerapan tenaga kerja melalui berbagai jalur, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pemasok bahan makanan.

Saat ini, sebanyak 11.918 SPPG telah beroperasi di 38 provinsi di seluruh Indonesia, menjangkau 509 kabupaten/kota, dengan 450 ribu tenaga kerja terlibat.

Ini mencerminkan kontribusi signifikan program ini terhadap penciptaan lapangan kerja dan ketahanan gizi masyarakat.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dampak Ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis

Dadan turut menegaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekonomi lokal.

Setiap SPPG membutuhkan setidaknya 15 pemasok bahan baku seperti beras, susu, ikan, dan ayam, sehingga membuka kesempatan kerja baru di sektor tersebut.

Dengan ini, program MBG berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan di tingkat kabupaten/kota.

Jumlah Manfaat dan Dapur Produksi

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa hingga 15 Oktober 2025, jumlah penerima manfaat dari program MBG telah mencapai 35,4 juta jiwa, menunjukkan dampak luasnya inisiatif ini.

Selain itu, sudah ada 11.900 dapur yang beroperasi untuk memproduksi makanan bagi program ini, menunjukkan kontribusi program terhadap pengembangan kapasitas produksi nasional.

Prabowo juga mengaitkan pentingnya program ini dengan praktik terbaik yang telah diterapkan di negara lain seperti India dan Brasil.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU