Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 16:10 WIB

Penemuan Langka Ichthyosaurus 'Pedang Naga Dorset' di Pantai Jurassic

Author

Penemuan Langka Ichthyosaurus 'Pedang Naga Dorset' di Pantai Jurassic

Pantai Jurassic di lepas pantai tenggara Inggris kembali memikat perhatian dengan penemuan kerangka baru para ahli, spesies ichthyosaurus yang langka bernama Xiphodracon goldencapensis, atau dikenal sebagai 'Pedang Naga Dorset'.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Penemuan ini tak hanya menambah koleksi unik fosil di situs Warisan Dunia UNESCO, tetapi juga membuka wawasan baru dalam pemahaman evolusi fauna laut prasejarah.

Detail Penemuan Kerangka Ichthyosaurus

Kerangka yang diidentifikasi sebagai ichthyosaurus ini ditemukan di Pantai Jurassic, menjadi satu-satunya contoh dari spesiesnya, dan dianggap signifikan dalam dunia paleontologi.

Ditemukan oleh kolektor fosil Chris Moore, kerangka ini memiliki panjang sekitar 3 meter dan bentuk yang cukup utuh, memberikan gambaran jelas mengenai spesies tersebut.

Dikenal sebagai 'Pedang Naga Dorset', kerangka tersebut memiliki tengkorak dengan rongga mata besar dan moncong panjang yang diduga digunakan untuk berburu cumi-cumi dan ikan.

Bukti jejak makanan terakhir yang terawetkan di dalam fosil memberikan informasi berharga terkait kebiasaan hidup spesies ini.

Signifikansi Ilmiah Penemuan

Dr. Dean Lomax, seorang ahli paleontologi yang terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa penemuan ini mengisi kekosongan dalam catatan fosil dari periode Pliensbachian, sekitar 193 hingga 184 juta tahun yang lalu.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

"Saya tahu kerangka itu tidak biasa, tetapi saya tidak menyangka itu akan memainkan peran penting dalam pemahaman kita tentang perubahan fauna kompleks selama periode Pliensbachian," ujarnya.

Xiphodracon goldencapensis memberikan wawasan baru bagi peneliti mengenai struktur tulang yang aneh di sekitar lubang hidung spesies ini, yang sangat jarang ditemukan pada ichthyosaurus dari periode yang sama.

Penemuan signifikan ini membantu ilmuwan memahami evolusi ichthyosaurus di masa kritis tersebut.

Pameran di Royal Ontario Museum

Sebagai langkah berikutnya, Royal Ontario Museum di Toronto, Kanada, berencana untuk memamerkan kerangka bersejarah ini ke publik, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sejarah fauna prasejarah.

Dr. Lomax menyatakan, "Memberikan nama untuk spesies baru menjadi salah satu aspek paling menarik dalam penelitian ini."

Ia melanjutkan, "Kami memilih Xiphodracon karena moncongnya yang panjang dan seperti pedang," yang menjelaskan etimologi nama yang menggabungkan kata Yunani untuk 'pedang' dan 'naga'.

Pameran ini tidak hanya bertujuan untuk menampilkan keindahan fosil, tetapi juga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penelitian paleontologi.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU