Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa Indonesia bersiap menghadapi gugatan yang dilayangkan oleh Federasi Senam Israel ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Gugatan ini terkait keputusan pemerintah Indonesia yang mencabut visa bagi kontingen Israel untuk Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025.
Keterangan Resmi Menpora
Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa keputusan untuk mencabut visa telah sesuai dengan kebijakan pemerintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia menegaskan, "Kami sudah mengetahui bahwa ada rencana dari Federasi Senam Israel untuk menggugat ke CAS. Kami sedang mengantisipasi gugatan tersebut... kami akan hadapi gugatan dengan terhormat."
Kesiapan pemerintah dalam menjalani proses ini diharapkan dapat memperlihatkan konsistensi Indonesia terhadap berbagai isu diplomatik yang sensitif.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Penolakan Masyarakat dan Pemerintah
Kedatangan kontingen Israel untuk Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 yang dijadwalkan pada Oktober 2025 menuai penolakan kuat dari masyarakat serta elemen pemerintahan.
Israel, yang sebelumnya berencana mengirimkan 12 delegasi termasuk enam atlet, kini terpaksa menghadapi kenyataan setelah visa mereka dicabut.
Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kondisi politik serta hubungan Indonesia dengan Israel, di tengah konflik yang lebih luas dengan Palestina.
Posisi Federasi Gimnastik Indonesia
Ita Yuliati, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), menegaskan bahwa posisi FGI sejalan dengan kebijakan pemerintah mengenai partisipasi atlet Israel.
Ia mengatakan, "Terkait regulasi, sistem, registrasi, dan keputusan terkait negara peserta, sepenuhnya menjadi kewenangan FIG," dalam konferensi pers bulan lalu.
FGI berperan sebagai Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) dan telah mengomunikasikan posisi Indonesia kepada Federasi Gimnastik Internasional (FIG) sejak awal penunjukan sebagai tuan rumah.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: