Musim pancaroba menjadi periode yang krusial bagi kesehatan masyarakat, terutama dengan meningkatnya kasus demam tinggi secara tiba-tiba.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Memahami penanganan yang tepat menjadi penting agar dapat mengatasi gejala ini secara efektif dan segera.
Kenali Gejala dan Penyebab Demam Tinggi
Demam tinggi umumnya dikenal dengan suhu tubuh yang mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Gejala lain yang menyertai dapat berupa menggigil, berkeringat, dan kelelahan yang signifikan.
Penyebab demam bervariasi, mulai dari infeksi virus seperti flu, infeksi bakteri, hingga kondisi medis yang lebih serius. Memahami faktor-faktor penyebab ini amat penting untuk menemukan metode penanganan yang tepat.
Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Langkah Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan
Langkah pertama yang harus diambil adalah menggunakan thermometer untuk mengukur suhu tubuh dengan akurat. Jika hasil menunjukkan adanya demam, cara efektif dapat dimulai dengan memberikan cairan hangat untuk membantu menurunkan suhu.
Penempatan kompres dingin di dahi juga dikenal efektif untuk meredakan demam. Selain itu, penting untuk memastikan pasien mendapatkan cukup istirahat dan memonitor kondisi vital agar tidak terjadi komplikasi.
Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis
Jika demam tinggi tidak mereda dalam waktu tiga hari, atau disertai gejala lain seperti kesulitan bernapas atau sakit kepala hebat, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap dan, jika diperlukan, melakukan tes untuk menentukan penyebab demam serta memberikan penanganan medis yang sesuai.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: