Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjanjikan penertiban terhadap proyek galian yang memicu kemacetan di berbagai ruas jalan, termasuk Jalan Gatot Subroto.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Penertiban ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki arus lalu lintas di Ibu Kota yang mengalami berbagai masalah.
Komitmen Pemprov dalam Penertiban Galian
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa proyek galian di Jakarta bukan hanya berasal dari inisiatif Pemerintah Provinsi, tapi juga melibatkan proyek pemerintah pusat.
Dalam pernyataannya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Pramono menegaskan, "Sebenarnya galian kami sudah mulai tertibkan ya, termasuk yang di TB Simatupang, kan sekarang sudah enggak macet lagi karena yang Paljaya dan sebagainya."
Sebagai respons terhadap keluhan masyarakat mengenai kemacetan, pemprov berkomitmen untuk mencari solusi demi kelancaran lalu lintas di Jakarta.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Identifikasi Sumber Kemacetan
Pramono mengingatkan bahwa tidak semua proyek galian berasal dari Pemerintah Provinsi. Sebagian besar juga melibatkan proyek yang dikerjakan oleh pemerintah pusat.
Ia menyampaikan, "Tetapi memang ada galian kabel yang itu, mohon maaf, tidak semua galian itu dilakukan oleh pemerintah Jakarta. Ada yang sebagian menjadi pemerintah pusat."
Dengan komitmen ini, diharapkan terjalin kerjasama antara berbagai lembaga dalam mengatasi masalah galian yang berdampak pada arus lalu lintas.
Tanggung Jawab Pemprov DKI
Walaupun menghadapi berbagai tantangan, Pramono mengingatkan tanggung jawabnya sebagai Gubernur untuk menertibkan setiap proyek galian yang melintasi jalanan Jakarta.
Ia menegaskan, "Tetapi saya tidak mau menyalahkan siapa pun karena ini menjadi tanggung jawab pemerintah Jakarta. Tetap saya akan menertibkan ini."
Kepedulian Pemprov DKI terlihat melalui langkah konkret untuk mengatasi permasalahan kemacetan serta memperbaiki infrastruktur jalan.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: