Rabu, 08 OKTOBER 2025 • 10:31 WIB

Kekhawatiran Terhadap Keamanan Pesawat Boeing 787 Dreamliner Meningkat di India

Author

Kekhawatiran Terhadap Keamanan Pesawat Boeing 787 Dreamliner Meningkat di India

Federasi pilot di India mendesak regulator penerbangan sipil untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat Boeing 787 Dreamliner. Seruan ini muncul setelah insiden yang melibatkan sistem daya darurat pada salah satu pesawat Air India di Birmingham, Inggris.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Desakan Pemeriksaan Regulator

Federasi pilot India telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendesak Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India untuk melakukan penelitian mendalam mengenai masalah kelistrikan di Boeing 787 Dreamliner. Ini berkaitan dengan insiden saat pesawat Air India 117 mengaktifkan sistem daya darurat saat mendarat.

Kejadian ini mengekspos kekhawatiran yang lebih luas mengenai keselamatan operasional pesawat, di tengah surat pengaduan dari para pilot. Walaupun pesawat berhasil mendarat dengan selamat, situasi yang muncul tetap menjadi perhatian serius bagi keselamatan awak dan penumpang.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Analisis Insiden Bulan Juni

Sebelumnya, pada bulan Juni, terjadi insiden kecelakaan fatal melibatkan pesawat Boeing 787 Dreamliner Air India di Ahmedabad, mengakibatkan hilangnya 260 nyawa. Dalam laporan awal, sakelar kontrol bahan bakar ditemukan dipindahkan sebelum pesawat jatuh, yang menyebabkan kedua mesin kehilangan bahan bakar dan sistem RAT aktif.

RAT atau Turbine Air Ram adalah perangkat yang sangat penting untuk menghasilkan daya cadangan ketika terjadi kesalahan. Aktivasi sistem ini tanpa indikasi masalah pada mesin atau kelistrikan memunculkan pertanyaan tentang potensi cacat lain dalam sistem operasi pesawat tersebut.

Pernyataan Dari Federasi Pilot

Charanvir Singh Randhawa, presiden Federasi Pilot India, menunjukkan keprihatinan yang mendalam terhadap insiden terbaru ini. Ia mengungkapkan, "Saya belum pernah mendengar tentang penerapan sistem RAT tanpa ada masalah teridentifikasi pada mesin atau sistem hidrolik," dan ini menunjukkan perlunya penyelidikan lebih lanjut.

Randhawa juga mengajukan surel resmi kepada Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil, meminta audit komprehensif terhadap semua pesawat Boeing Dreamliner yang beroperasi di India. Ia menekankan bahwa keselamatan penerbangan jangan sampai dikompromikan, dan tindakan segera diperlukan.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU