Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 10:35 WIB

Penemuan Mineral Monasit Bernilai Rp 128 Triliun di Bangka Belitung

Author

Penemuan Mineral Monasit Bernilai Rp 128 Triliun di Bangka Belitung

Presiden Prabowo Subianto baru saja mengungkap kabar menggembirakan mengenai temuan mineral tanah jarang monasit yang bernilai fantastis di Bangka Belitung. Total nilai dari temuan ini mencapai Rp 128 triliun yang diperoleh dari area pertambangan ilegal yang telah disita oleh negara.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Tim media presiden menjelaskan bahwa monasit ini sebelumnya telah diproses secara ilegal melalui enam smelter yang kini telah diserahkan kepada PT Timah Tbk. Peringatan tegas disampaikan Prabowo mengenai praktik penambangan ilegal yang merugikan negara.

Detail Temuan Monasit di Bangka Belitung

Menurut informasi yang diinformasikan tim media Presiden, potensi kandungan monasit di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 40.000 ton. Dengan harga monasit yang diperkirakan sebesar 200.000 dollar AS per ton, hal ini menunjukkan nilai ekonomi yang sangat signifikan.

Dengan asumsi nilai tukar Rp 16.603 per dollar AS, nilai total dari temuan ini dapat mencapai sekitar Rp 128 triliun. Prabowo menegaskan bahwa potensi nilai ini sangat besar dan menjadi kerugian ketika dikelola secara ilegal.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dampak Penambangan Ilegal terhadap Negara

Presiden Prabowo menyebutkan bahwa dari enam perusahaan ilegal yang terlibat, potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp 300 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa praktik semacam ini harus segera dihentikan.

Ia menjelaskan bahwa kerugian yang dialami negara sebagai dampak dari aktivitas ilegal ini sangat signifikan. Penegakan hukum yang kuat sangat diperlukan untuk menghentikan semua aktivitas yang merugikan perekonomian negara.

Apresiasi terhadap Upaya Penegakan Hukum

Prabowo juga memberikan apresiasi tinggi kepada aparat penegak hukum atas keberhasilan membongkar kasus ini. Ia menekankan bahwa langkah tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memberantas penambangan ilegal dan penyelundupan sumber daya alam.

Dalam pesannya, Prabowo meminta agar semua pihak, termasuk Jaksa Agung dan Panglima TNI, terus berupaya menyelamatkan kekayaan negara untuk kepentingan rakyat. "Kita selamatkan kekayaan negara untuk rakyat kita," tegasnya.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU