Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 20:40 WIB

Kebakaran Hunian Pekerja di Ibu Kota Nusantara: 700 Pekerja Dievakuasi

Author

Kebakaran Hunian Pekerja di Ibu Kota Nusantara: 700 Pekerja Dievakuasi

Kebakaran melanda hunian pekerja konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu sore, mengakibatkan evakuasi sekitar 700 pekerja.

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Api menghanguskan dua lantai gedung di kawasan Sepaku,Penajam Paser Utara, dengan proses pemadaman yang memakan waktu hingga dua jam.

Detail Kebakaran dan Respons Tim Pemadam

Kebakaran di hunian pekerja IKN dimulai sekitar pukul 17.08 WITA, dengan laporan yang diterima oleh tim pemadam satu jam kemudian. Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Penajam Paser Utara mengerahkan lima unit mobil pemadam guna segera menangani situasi berbahaya ini.

Proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan banyak instansi, termasuk BPBD, Polsek Sepaku, dan Koramil Sepaku. Kerusakan yang ditimbulkan, berupa total 24 kamar pada lantai tiga dan empat, cukup signifikan dan mengganggu aktivitas pekerja di lokasi.

Tim pemadam bekerja keras untuk memadamkan api, dan berhasil menyelesaikan proses tersebut pada pukul 20.17 WITA setelah melakukan pendinginan. Meskipun upaya tersebut membuahkan hasil, kerusakan yang ditimbulkan harus diperbaiki agar pekerja dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Evakuasi dan Penanganan Pekerja

Sebanyak 700 pekerja dievakuasi menuju Tower Bengkirai dan Tower Flamboyan untuk menjaga keselamatan mereka. Kepala BPBD PPU, M. Sukadi Kuncoro, menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Setelah dievakuasi, semua pekerja didata dan diarahkan ke lokasi aman agar mereka dapat melanjutkan aktivitas. Menurut jurubicara OIKN, Troy Herald Pantouw, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini yang menjadi kabar yang menggembirakan di tengah situasi yang menegangkan.

Penanganan terhadap para pekerja disusun secara terkoordinasi, guna memastikan mereka dapat kembali beraktivitas tanpa terganggu oleh insiden kebakaran yang telah terjadi.

Meski Medan Sulit, Tim Pemadam Berhasil Tiba di Lokasi

Posko Damkar Sotek juga diterjunkan untuk membantu dalam proses pemadaman. Anggota posko, Bambang, mengatakan mereka menerima laporan kebakaran pada pukul 17.59 WITA.

Tim tersebut menempuh perjalanan sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi, dengan Bambang menambahkan, 'Medan cukup sulit karena jalan licin akibat hujan. Sesampainya di sana, api sudah padam dan kami hanya melakukan pendinginan.'

Kejadian ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dari tim pemadam kebakaran dalam menghadapi insiden berpotensi merugikan seperti kebakaran.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU