Barcelona mengalami kekalahan mengejutkan saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di pertandingan UEFA Champions League musim 2025/2026.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Meskipun unggul lebih dulu lewat gol Ferran Torres, Barcelona akhirnya harus mengakui keunggulan PSG yang mencetak dua gol balasan.
Kekalahan Dramatis Barcelona
Barcelona memulai pertandingan dengan baik, berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-19 melalui Ferran Torres. Namun, PSG mampu membalikkan keadaan dengan gol dari Senny Mayulu di menit 38 dan Goncalo Ramos di menit 90.
Dengan hasil ini, PSG menjadi tim pertama yang melakukan tiga kemenangan tandang berturut-turut melawan Barcelona di kompetisi Eropa, sebuah pencapaian yang mengesankan mengingat sejarah kuat Barcelona di Liga Champions.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyebut laga ini sebagai 'pertandingan yang luar biasa' dan menilai timnya tampil lebih baik di babak kedua. Ia mengungkapkan, 'Kami bermain lebih baik di babak kedua.'
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Analisis Para Pelatih
Di sisi lain, pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan kritik terhadap penampilan timnya di babak kedua. Ia menyatakan, 'Kami tidak bermain sebaik mungkin dan melawan lawan seperti itu, itu perlu.'
Flick juga menambahkan bahwa timnya kebobolan terlalu banyak gol akibat kelelahan, sebuah faktor yang perlu diperhatikan untuk pertandingan mendatang.
Saat ini, Barcelona berada di posisi 16 klasemen dengan 3 poin dari dua laga, sementara PSG naik ke posisi ketiga dengan 6 poin, menggeser Inter Milan berkat produktivitas gol yang lebih baik.
Haaland Melanjutkan Catatan Gemilang
Di pertandingan lain, Erling Haaland menunjukkan performa impresif meskipun Manchester City hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan AS Monaco. Haaland mencetak dua gol pada menit 14 dan 44, namun timnya tidak mampu mempertahankan keunggulan.
Dengan dua gol tersebut, Haaland kini memiliki 52 gol dari 50 laga Liga Champions, mendekati rekor 60 gol yang dipegang oleh Lionel Messi. Ia mencetak 50 gol tercepat dalam sejarah kompetisi, mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Ruud van Nistelrooy.
Setelah pertandingan, Haaland mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang tersebut dan menekankan pentingnya tim untuk melakukan evaluasi atas penampilan mereka.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: