Tingginya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari telah memicu kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mata. Fenomena yang dikenal sebagai 'digital eye strain' ini menjadi semakin umum seiring meningkatnya waktu yang dihabiskan di depan layar oleh berbagai kalangan masyarakat.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Berdasarkan penelitian terbaru, sekitar 60% pengguna gadget mengalami gejala ketidaknyamanan pada mata, seperti mata kering, iritasi, dan gangguan penglihatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai cara melindungi kesehatan mata di era teknologi modern.
Dampak Screen Time Terhadap Kesehatan Mata
Penggunaan perangkat seperti smartphone dan komputer secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada mata. Menurut American Optometric Association, gejala digital eye strain meliputi ketegangan mata, penglihatan kabur, dan sakit kepala.
Gejala ini umumnya muncul setelah penggunaan layar yang berkepanjangan tanpa melakukan istirahat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kedipan saat menatap layar, yang menyebabkan mata menjadi kering dan lelah.
Selain gejala tersebut, berinteraksi dengan layar juga dapat memperburuk gangguan visual yang ada sebelumnya. Scientific Reports mengungkapkan bahwa paparan layar dapat mempercepat perkembangan miopia atau rabun jauh, terutama di kalangan anak-anak.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab utama dari digital eye strain adalah paparan layar dengan intensitas tinggi dan tanpa jeda. Selain itu, pencahayaan yang kurang memadai dan posisi tubuh yang tidak ergonomis juga berkontribusi terhadap masalah ini.
Faktor risiko lain termasuk durasi penggunaan perangkat dan jarak interval antara mata dan layar. Menurut penelitian oleh Vision Council, orang dewasa menghabiskan rata-rata 7 jam sehari untuk menatap layar, jauh melebihi rekomendasi yang disarankan.
Anak-anak juga tidak luput dari dampak ini. Dengan meningkatnya ketergantungan pada perangkat digital untuk pendidikan, mereka menjadi semakin rentan terhadap risiko kesehatan mata. Hal ini memerlukan perhatian dan tindakan preventif dari orang tua dan pendidik.
Langkah-Langkah Mencegah Kerusakan Mata
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi kesehatan mata dari dampak gadget. Metode 20-20-20 sangat disarankan, yaitu setiap 20 menit, istirahatlah selama 20 detik dan alihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki.
Mengatur pencahayaan ruangan dan kecerahan layar juga penting. Penggunaan filter blue light dan kacamata khusus dapat membantu mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh cahaya biru dari layar.
Selain itu, menjaga kebersihan perangkat dan menghindari pengaturan layar yang terlalu dekat dengan mata juga dapat mengurangi risiko. Pentingnya pemeriksaan mata secara rutin juga tidak bisa diabaikan, agar dapat mendeteksi masalah lebih awal dan menghindari komplikasi yang lebih serius.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: