Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 16:51 WIB

Penemuan Kerangka Manusia di Proyek Perumahan Tangerang: Sebuah Kejadian Mencengangkan

Author

Penemuan Kerangka Manusia di Proyek Perumahan Tangerang: Sebuah Kejadian Mencengangkan

Warga Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dikejutkan dengan penemuan kerangka tulang manusia dan kain kafan di lokasi proyek pembangunan perumahan pada Minggu, 28 September 2025.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Kejadian tersebut menjadi viral setelah video yang memperlihatkan potongan tulang dan kain kafan berwarna putih kusam yang berserakan di tanah merah hasil galian dipublikasikan di media sosial.

Awal Penemuan

Penemuan ini berawal dari laporan anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi proyek. Kepala Desa Sindang Panon, Didik Darmadi, menyampaikan, 'Saya sudah cek ke lokasi, sama Polsek juga, ada kain kafan dan tulang belulang, enggak tahu punya siapa,' saat dihubungi pada Senin, 29 September 2025.

Didik menjelaskan bahwa lahan proyek tersebut merupakan area pemakaman keluarga yang dikenal dengan nama Makam Jengkol. Beberapa makam sebelumnya telah dipindahkan oleh ahli waris sesuai prosedur.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Sejarah Lahan

Kepala Desa Didik memberikan tambahan mengenai latar belakang lahan, 'Dulu pernah disebut Makam Jengkol, dipindahkan semua (makamnya), awalnya ada 15, dikroscek lagi kalau tidak salah sampai 30 sekian.' Ia mengungkapkan kekhawatiran karena kerangka dan kain kafan yang tertinggal meski proyek telah berjalan lama.

Kapolsek Pasar Kemis, AKP Syamsul Bahri, membenarkan hal tersebut dengan menjelaskan bahwa lokasi proyek dulunya adalah area pemakaman. 'Sudah dijual oleh keluarga ke pihak pengembang, setelah dilakukan pemindahan makam sekitar 25 sampai 30 makam, lokasi itu disepakati untuk digarap,' ungkapnya.

Langkah Penanganan

Pihak pengembang menyadari adanya sisa makam setelah alat berat melakukan penggalian tanah. Saat ini, mereka sedang berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kepolisian untuk menangani situasi ini.

Syamsul menambahkan bahwa sisa tulang dan kain kafan akan dikumpulkan untuk dimakamkan kembali dengan cara yang pantas. 'Kain kafan dan tulang akan kembali dimakamkan dengan layak. Kami juga sudah mengimbau pelaksana proyek untuk berhati-hati dan segera melapor apabila kembali ditemukan hal serupa,' katanya.

Namun, penemuan ini meninggalkan tanda tanya di kalangan warga, apakah seluruh makam lama benar-benar sudah dipindahkan atau masih ada yang tertinggal di dalam tanah.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU