Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 13:20 WIB

Fenomena 'Work from Café' di Indonesia: Manfaat dan Biaya yang Perlu Dipertimbangkan

Author

Fenomena 'Work from Café' di Indonesia: Manfaat dan Biaya yang Perlu Dipertimbangkan

Fenomena 'work from café' semakin populer di kalangan pekerja kreatif dan digital di Indonesia.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Namun, pertanyaan muncul: apakah gaya hidup ini benar-benar memberikan manfaat atau justru menguras dompet?

Manfaat Bekerja dari Kafe

Bekerja di kafe dapat menawarkan suasana yang lebih dinamis dan inspiratif bagi banyak orang. Suasana yang beragam, serta keberadaan orang-orang di sekitar bisa memicu kreativitas dan produktivitas.

Selain itu, banyak kafe menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis dan kedai kopi berkualitas, yang dapat meningkatkan kenyamanan saat bekerja. Beberapa kafe bahkan menawarkan ruang khusus untuk bekerja, sehingga dapat menjadi alternatif untuk ruang kerja tradisional.

Sebagaimana dinyatakan oleh seorang pelaku industri kreatif, "Bekerja di kafe membuat saya lebih bersemangat dan fokus, karena lingkungan yang baru dapat mengubah perspektif saya. Saya merasa lebih hidup saat melakukannya."

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Biaya yang Terkait dengan Bekerja di Kafe

Namun, meskipun banyak manfaatnya, bekerja di kafe juga dapat mengakibatkan pengeluaran yang cukup tinggi. Setiap kunjungan ke kafe biasanya melibatkan pembelian makanan atau minuman, yang dapat menambah pengeluaran bulanan.

Sebuah survei menunjukkan bahwa rata-rata pekerja yang sering bekerja di kafe menghabiskan antara Rp50.000 hingga Rp150.000 per kunjungan. Jika dilakukan beberapa kali dalam seminggu, biaya ini bisa menjadi sangat signifikan.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi banyak pekerja, terutama bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas. Salah satu pekerja menyatakan, "Saya awalnya senang bekerja di kafe, tetapi setelah melihat pengeluaran saya meningkat, saya harus mempertimbangkan pilihan lain."

Memilih Keseimbangan antara Produktivitas dan Pengeluaran

Pekerja perlu menemukan keseimbangan antara produktivitas dan pengeluaran saat memilih untuk bekerja di kafe. Beberapa strategi untuk mengelola anggaran dapat mencakup pemilihan kafe yang menawarkan program loyalti atau diskon.

Selain itu, memilih waktu sepi untuk bekerja, seperti jam-jam awal hari, dapat mengurangi kerumunan, dan memberi kesempatan untuk lebih fokus tanpa biaya tinggi. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan kunjungan ke kafe dengan bijak.

Sebagaimana diungkapkan oleh seorang ahli keuangan, "Penting untuk menghitung nilai setiap aktivitas produktif, termasuk biaya yang timbul. Anggaran yang baik harus mencakup pengeluaran untuk kafe jika itu dipilih sebagai ruang kerja."

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU