Hiking semakin menjadi aktivitas yang digemari oleh kalangan milenial di Indonesia, terutama memasuki tahun 2025.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Beberapa destinasi menawarkan tidak hanya keindahan alam luar biasa, tetapi juga tantangan menarik bagi para pendaki.
1. Gunung Rinjani, Lombok
Gunung Rinjani, sebagai salah satu gunung tertinggi di Indonesia, terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Daya tarik utama dari Rinjani adalah Danau Segara Anak yang terletak di kawahnya, memberikan pemandangan yang spektakuler bagi para pendaki.
Jalur pendakian Gunung Rinjani cukup menantang dan memerlukan waktu sekitar 2 hingga 3 hari untuk mencapai puncak. Para pendaki disarankan untuk mempersiapkan fisik secara baik dan membawa perlengkapan yang memadai, mengingat jalur yang terjal dan cuaca yang kadang tidak terduga.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal
2. Gunung Semeru, Jawa Timur
Gunung Semeru dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya yang bernama Mahameru. Keindahan alam yang ditawarkan Semeru menarik banyak pendaki, terutama bagi mereka yang mencari tantangan.
Pendakian ke Mahameru biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 hari, dengan pemandangan yang tidak kalah menakjubkan. Sebagian besar pendaki yang berhasil mencapai puncak Mahameru mengungkapkan kepuasan luar biasa saat menyaksikan sunrise dari ketinggian.
3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan destinasi hiking yang sangat populer, baik di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Dikenal dengan panorama pegunungan dan lautan pasirnya, tempat ini menawarkan berbagai rute hiking yang unik.
Jalur hiking di Bromo sangat beragam, mulai dari pendakian yang singkat hingga rute yang lebih panjang dan menantang. Pengunjung sering mengikuti tour sunrise di Puncak Penanjakan, memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: