Selasa, 17 JUNI 2025 • 09:17 WIB

Harga Emas Antam Turun Signifikan, Dampak Berita Global Menghantui Pasar

Author

Generated by Journalist AI

Harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk mengalami penurunan yang signifikan pada hari ini, Selasa (17/6/2025). Harga tercatat sebesar Rp1.950.000 per gram, anjlok sebesar Rp18.000 dari harga sebelumnya.

Penurunan ini terjadi setelah enam hari berturut-turut di mana harga emas Antam mengalami kenaikan, sementara unit buyback juga turun menjadi Rp1.794.000 per gram.

Kondisi Pasar Emas Hari Ini

Harga emas Antam terkoreksi tajam setelah enam hari berturut-turut mengalami kenaikan. Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berita-berita global terkait dengan harga emas dunia.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas dunia juga mencatatkan penurunan, dengan harga turun 1,44% menjadi US$3.382,81 per troy ons. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan harga emas Antam terkait erat dengan pergerakan harga emas global.

Dampak Berita Global

Penurunan harga emas Antam seiring dengan kemungkinan gencatan senjata antara Israel dan Iran, yang membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung melakukan aksi wait and see. Fokus investor beralih pada aset-aset yang dianggap sebagai safe haven seperti emas, namun aksi beli terbatas.

Investor saat ini juga menantikan keputusan kebijakan suku bunga dari The Federal Reserve (The Fed). Kondisi ini menyebabkan sejumlah investor melakukan aksi taking profit di pasar emas, menunjukkan sensitivitas pasar emas terhadap situasi geopolitik dan kebijakan moneter.

Pergerakan Harga Emas Dunia

Meskipun harga emas dunia mengalami penurunan pada Senin (16/6/2025), pasar spot menunjukkan tanda-tanda perbaikan hari ini. Pada pukul 06.02 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat naik sebesar 0,36% menjadi US$3.395,11 per troy ons.

Dinamika ini menunjukkan adanya fluktuasi yang cukup signifikan di pasar emas global, di mana harga dapat berbalik arah dengan cepat berdasarkan berita dan perkembangan terbaru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU