Senin, 04 AGUSTUS 2025 • 11:15 WIB

Pria Berinisial H Ditangkap Setelah Mengancam Bom di Pesawat Lion Air

Author

Polisi telah mengonfirmasi bahwa seorang pria berinisial H telah ditetapkan sebagai tersangka setelah berteriak ancaman bom di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. Kejadian ini terjadi saat pesawat dalam proses lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung menjelaskan bahwa H ditangkap berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Penetapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap insiden yang mengguncang penerbangan tersebut.

Kronologi Kejadian

Kejadian ancaman bom terjadi pada Sabtu (2/8) saat pesawat JT-308 rute Jakarta-Kualanamu sedang dalam posisi push back. Seorang penumpang berinisial H secara tiba-tiba berteriak mengekspresikan ada bom, menciptakan situasi tegang di dalam pesawat.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, mengungkapkan bahwa awak kabin segera melapor ke pilot mengenai klaim ancaman ini. Akibatnya, pesawat harus kembali ke apron untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, yang menunjukkan tidak ada bom di dalam pesawat.

Para penumpang dievakuasi dan dipindahkan ke pesawat pengganti Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LSW untuk melanjutkan perjalanan ke Kualanamu. Sementara itu, H diturunkan dari pesawat dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut.

Motif Ancaman

Kapolresta Ronald Sipayung menjelaskan bahwa dugaan motif dari tindakan pria tersebut kemungkinan berawal dari ketidakstabilan emosional setelah menjalani perjalanan panjang. Sebelum terbang ke Jakarta-Kualanamu, H dilaporkan terbang dari Merauke ke Makassar.

Dalam proses pemeriksaan, kondisi psikologis tersangka dinyatakan masih tidak stabil. Untuk melengkapi penyelidikan, pihak kepolisian merencanakan pemanggilan keluarga H guna memberikan informasi tambahan mengenai kondisi mentalnya.

Pihak kepolisian telah menetapkan H sebagai tersangka berdasarkan undang-undang penerbangan yang berlaku dan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.

Respon Pihak Terkait

Lion Air mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk segala bentuk ancaman di dalam pesawat yang dapat membahayakan keselamatan penumpang dan awak kabin. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam penerbangan.

Pihak keamanan bandar udara, termasuk Otoritas Bandar Udara dan kepolisian, terlibat langsung dalam investigasi guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Mereka berkomitmen untuk menindak tegas siapa pun yang melakukan ancaman seperti itu.

Kasus ini telah menarik perhatian publik dan menjadi sorotan media, menekankan betapa pentingnya kesadaran akan dampak dari tindakan sembrono yang dapat mengganggu penerbangan serta keselamatan orang lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU