BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 14 APRIL 2026 • 18:59 WIB

Reaksi JD Vance Terhadap Kontroversi Unggahan Trump

Reaksi JD Vance Terhadap Kontroversi Unggahan TrumpReaksi JD Vance Terhadap Kontroversi Unggahan Trump

Wakil Presiden AS JD Vance memberikan tanggapan mengenai unggahan kontroversial Presiden Donald Trump yang menggambarkan dirinya mirip Yesus Kristus. Vance menyatakan bahwa unggahan tersebut hanyalah sebuah candaan yang disalahartikan.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Setelah menyadari reaksi publik yang beragam, Trump menghapus unggahan itu dan menjelaskan maknanya lebih lanjut. Ia mendorong agar orang tidak terpengaruh oleh media yang sering menyebarkan berita palsu.

Penjelasan JD Vance tentang Unggahan Trump

Dalam wawancara dengan Fox News, JD Vance menjelaskan bahwa unggahan Trump seharusnya dipahami dalam konteks humor. 'Menurut saya, presiden mengunggah sebuah candaan, dan tentu saja ia menghapusnya karena menyadari banyak orang tak memahami leluconnya,' ungkap Vance.

Vance menekankan bahwa Trump memiliki cara unik dalam berkomunikasi dengan masyarakat, tanpa filter dari media. 'Saya justru melihat itu sebagai hal yang baik dari presiden, yaitu ia tidak disaring,' tambahnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Reaksi Trump dan Klarifikasi setelah Unggahan Dihapus

Setelah menghapus unggahan tersebut, Trump memberikan klarifikasi bahwa gambar yang diunggah dimaksudkan untuk menggambarkan dirinya sebagai dokter yang berkaitan dengan Palang Merah. 'Saya memang mengunggahnya, dan dalam pandangan saya, itu menggambarkan saya sebagai dokter dan berkaitan dengan Palang Merah,' jelas Trump.

Trump juga mengritik media, menuduh mereka sebagai penyebar berita palsu yang memelintir makna dari unggahan tersebut. 'Hanya media penyebar berita palsu yang bisa memelintir hal semacam itu,' tegasnya.

Pandangan Vance tentang Hubungan AS dan Vatikan

Vance membahas dinamika hubungan antara AS dan Vatikan, menyebut bahwa perbedaan pendapat dalam isu-isu substansial adalah hal yang alami. 'Kami menghormati Paus dan memiliki hubungan baik dengan Vatikan, tetapi perbedaan pendapat dalam isu substansial adalah hal yang wajar,' katanya.

Ia juga berharap agar Vatikan dapat fokus pada isu moral dan urusan internal Gereja Katolik, sementara Presiden AS tetap menjalankan kebijakan publik. 'Sedangkan Presiden Amerika Serikat menjalankan kebijakan publik,' terangnya.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Reaksi JD Vance Terhadap Kontroversi Unggahan Trump

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!