Kehidupan Selebgram Terjerat Kontroversi: Clara Shinta Tuding Suami Selingkuh
Selebgram terkenal Clara Shinta telah membuat gebrakan di jagat maya dengan tuduhan mengejutkan terhadap suaminya, Muhammad Alexander Assad, pada Senin, 30 Maret 2026.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Melalui suatu unggahan yang viral, Clara membagikan bukti berupa video call menunjukkan suaminya bersama perempuan lain, memicu berbagai reaksi dari publik terkait isu rumah tangga yang rumit ini.
Isu mengenai rumah tangga Clara Shinta mencuat ketika ia membagikan rekaman video yang menunjukkan suaminya dalam kondisi tidak senonoh dengan perempuan lain.
Video call tersebut dengan cepat menjadi viral dan menyebar di berbagai platform media sosial, walaupun sudah dihapus oleh Clara. Meskipun begitu, jejak digitalnya tetap ada dan menjadi perbincangan di kalangan warganet.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Tanggapan dari publik sangat beragam. Sebagian warganet mengkritik penyebaran konten sensitif ini, sementara yang lain menunjukkan empati dan dukungan untuk Clara yang terlihat emosional.
Situasi ini membuat banyak warganet berbagi perasaan empati kepada Clara, yang tampak kebingungan dalam menghadapi masalah yang rumit dan mengejutkan. Banyak yang berpendapat bahwa tindakan Clara adalah reaksi spontan yang tidak terduga.
Menanggapi keributan yang terjadi, Clara memberikan klarifikasi tentang tindakannya. Ia menegaskan bahwa unggahan tersebut bukan bermaksud membuka aib, melainkan respons langsung terhadap situasi yang mengejutkannya.
Dalam unggahan Instagram Story-nya, Clara menuliskan, “AKU MINTA MAAF. AKU BUKAN OVERSHARING, TAPI KALIAN PASTI TAHU RASA GEMETARNYA SEPERTI APA. AKU JUGA SEDANG DI NEGARA ORANG, AKU TIDAK TAHU HARUS BERBUAT APA DAN BAGAIMANA.”
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: