AC Milan Hadapi Inter dalam Pertarungan Penentu di Serie A
AC Milan bersiap menghadapi Inter Milan dalam pertandingan krusial di Serie A akhir pekan ini. Untuk Milan, laga ini menjadi peluang terakhir untuk menjaga harapan meraih scudetto.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Pertandingan Derby della Madonnina ini dijadwalkan berlangsung di San Siro pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB, di mana kedua tim saat ini mendominasi klasemen Liga Italia.
Inter Milan saat ini memimpin klasemen Serie A dengan 67 poin dari 27 pertandingan, sedangkan AC Milan berada di posisi kedua dengan selisih 10 poin. Kemenangan bagi Milan adalah sebuah keharusan agar tidak semakin menjauh dari peluang meraih gelar juara.
Rafael Leao, penyerang Milan, menyebut laga ini sebagai momen hidup-mati bagi timnya. Tekanan semakin besar untuk tampil maksimal agar bisa meraih tiga poin di pertandingan ini.
Selain itu, legenda Milan, Demetrio Albertini, juga memberikan pandangannya tentang krusialnya laga ini. Ia mengatakan, "Well, ini jelas kesempatan terakhir. Kalau Inter menang di hari Minggu, mereka bisa mulai menjahit lambang scudetto di bajunya dan bersiap untuk perayaan."
Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata
Kemenangan atas Inter bukan hanya penting, tetapi juga harus diikuti dengan performa berkelanjutan untuk mengejar ketertinggalan tujuh poin. Demetrio Albertini menilai hal ini bukan mustahil.
"Tapi," ungkapnya, "misi tersebut bukan hal yang mustahil. Bagi saya, sekarang, karena tujuh poin itu masih banyak, khususnya karena tim Inter ini melaju 1.000 mil per jam di Serie A."
Albertini mengingatkan bahwa Inter harus tetap waspada agar tidak terpeleset dari jalur kemenangan yang telah mereka jalani.
Albertini juga tidak ragu berbagi pengalamannya saat membawa Milan meraih scudetto meskipun sempat tertinggal tujuh poin di musim 1998-99. Ia berharap timnya mampu bangkit dari situasi sulit.
"Saya meraih scudetto dari tertinggal tujuh poin dengan tujuh laga tersisa," katanya. "Kami menyapu bersih kemenangan, dan tim lawan mengalami kekalahan."
Pengalaman tersebut menjadi sumber harapan dan keyakinan bagi Milan, meskipun jalan yang harus dilalui sangat terjal dan penuh tantangan.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: