Dampak Ketegangan Timur Tengah pada Kepulangan Meisya Siregar dan Bebi Romeo Usai Umrah
Pasangan selebritas Meisya Siregar dan Bebi Romeo menghadapi penundaan penerbangan pulang usai menjalankan ibadah umrah di Mekkah. Penerbangan yang seharusnya berlangsung pada 2 Maret terpaksa dibatalkan karena penutupan wilayah udara di berbagai negara Timur Tengah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Penutupan ini disebabkan oleh peningkatan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang berimbas pada banyak jamaah umrah yang ingin kembali ke tanah air. Hal tersebut membuat perjalanan mereka menjadi tidak pasti.
Penundaan kepulangan Meisya Siregar dan Bebi Romeo disebabkan oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Khususnya antara Iran dan Amerika Serikat, yang berakibat pada penutupan wilayah udara.
Sumber-sumber informasi menyebutkan bahwa penutupan wilayah udara ini memengaruhi jadwal penerbangan sejumlah maskapai. Banyak penerbangan yang terpaksa harus diubah atau ditunda, terutama untuk rute yang melintasi area berisiko.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Meisya Siregar menggunakan akun Instagram-nya untuk mengungkapkan kepedihan mengenai penundaan ini. Ia meminta doa dari para pengikutnya, sambil mengekspresikan ketidakpastian mengenai kondisi penerbangan, "Trus, nasib kite gimana ini pesawat di cancel nggak bisa pulang??? Airspace UEA closed untuk waktu yang nggak pasti," tulisnya pada 1 Maret.
Selain itu, Meisya juga membuka sesi tanya-jawab di Instagram Stories, berharap bisa mendapatkan informasi dari jamaah lain yang mungkin menghadapi situasi serupa.
Beberapa pengikut Meisya memberikan saran mengenai alternatif rute penerbangan. Salah satu saran adalah melakukan perjalanan dari Jeddah ke Bali dan kemudian melanjutkan ke Jakarta.
Bersyukur atas bantuan tersebut, Meisya pun mengungkapkan rasa terima kasihnya, "Wah makasih infonya ya! buat teman-teman yang senasib, ini ada way out bisa jadi alternatif, ngeteng saja."
Akhirnya, pasangan tersebut berhasil memperoleh jadwal penerbangan baru untuk 3 Maret 2026.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: