Bupati Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Wakil Bupati Beri Respons Minim
Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekalongan, Jawa Tengah, mengakibatkan tertangkapnya Bupati Fadia Arafiq pada awal pekan ini.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
KPK juga menyegel kantor bupati beserta beberapa ruang dinas lainnya untuk mendalami penyelidikan lebih lanjut.
Penyidik KPK melakukan OTT di Pekalongan, di mana Bupati Fadia Arafiq diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, beberapa individu lain juga ditangkap dan semuanya dibawa ke Jakarta untuk proses hukum selanjutnya.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Sebagai bagian dari penyelidikan, KPK menyegel kantor Bupati Fadia Arafiq dan berbagai ruang kepala dinas dengan tulisan 'DALAM PENGAWASAN KPK'.
Tindakan ini menjadi langkah awal dalam kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.
Wakil Bupati Sukirman mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui perihal OTT yang melibatkan Bupati Fadia Arafiq.
Ia mengatakan, 'Belum, belum (belum mengetahui). Kita cek dulu ya. Saya belum tahu,' dan menegaskan bahwa ia masih menanti informasi lebih lanjut.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: