Penjualan Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 Sudah Mencapai 583 Ribu
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengumumkan angka penjualan tiket yang mencengangkan menjelang Lebaran 2026.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Hingga awal Maret, tercatat sebanyak 583.178 tiket telah terjual untuk periode angkutan yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026.
Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, menginformasikan bahwa puncak penjualan tiket terjadi antara 11 hingga 20 Maret 2026, di mana sebanyak 404.537 tiket terjual.
Hari paling banyak dijual berlangsung pada 18 Maret dengan 48.593 tiket, diikuti dengan 19 Maret sebanyak 47.542 tiket, dan 17 Maret mencapai 47.426 tiket.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan selama Lebaran.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Untuk keberangkatan setelah 23 Maret hingga 1 April 2026, tersedia 367.592 kursi, memberikan opsi yang lebih fleksibel bagi masyarakat.
PT KAI telah mempersiapkan total 510.408 kursi untuk kelas eksekutif, di mana sebanyak 307.743 kursi masih bisa dibeli.
Untuk kelas ekonomi komersial, tersedia 453.216 kursi dengan 161.317 masih kosong, serta 79.948 kursi untuk kelas ekonomi PSO, di mana 7.863 kursi dapat dipesan.
Beberapa kereta api yang paling diminati untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir termasuk Pandalungan, Argo Semeru, dan Gunungjati.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta seperti Bengawan, Airlangga, dan Kertajaya menunjukkan popularitas yang tinggi.
Franoto menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang bijak dan pemilihan tanggal alternatif yang masih tersedia.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: