Penanganan Banjir Aceh Utara: 4.000 Hunian Sementara Telah Ditempati
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengumumkan bahwa saat ini 4.000 hunian sementara (huntara) di Aceh Utara telah dihuni oleh para penyintas bencana. Sementara itu, masih ada 1.000 unit yang sedang dalam proses pembangunan.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Suharyanto juga menambahkan bahwa total huntara yang direncanakan untuk seluruh provinsi Aceh mencapai sekitar 16.000 unit, di mana sekitar 10.000 unit sudah selesai dibangun dan siap dihuni.
Suharyanto menjelaskan bahwa huntara di Kecamatan Seunuddon merupakan salah satu lokasi yang telah selesai dan dihuni oleh korban banjir. "Di Aceh Utara sendiri huntara diusulkan 5.000 unit dan sudah terbangun 4.000 lebih, dan ini terus berlanjut," katanya.
Pemerintah menargetkan semua hunian dapat ditempati oleh penyintas sebelum Lebaran. "Kita terus berjuang dan mengejar target, karena yang membangun huntara bukan hanya BNPB," ujarnya.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Suharyanto menjelaskan bahwa pembangunan huntara melibatkan berbagai pihak, termasuk Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, dan organisasi kemanusiaan. Hal ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan berbagai lembaga untuk mendukung penyintas.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan proses pengumpulan data penyintas yang menginap di tenda, agar dana bantuan bisa segera dicairkan. "Saya minta daerah mempercepat datanya, kirim bertahap, agar bisa kita cairkan segera dana bantuan untuk penyintas banjir," tuturnya.
Meski sudah memasuki bulan ketiga pascabencana longsor dan banjir, pemerintah tetap berkomitmen pada upaya pemulihan. Aceh Utara termasuk salah satu kabupaten yang telah memasuki fase transisi dari status darurat ke pemulihan.
Suharyanto menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan semua penyintas banjir yang tinggal di tenda dapat segera berpindah ke huntara. Hal ini dianggap vital untuk mendukung pemulihan psikologis dan sosial mereka.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: