Dukungan PAN untuk Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Larangan PDIP
Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menegaskan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun PDIP melarang kadernya untuk memanfaatkan program ini. Sikap ini mencerminkan komitmen PAN terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum PAN, menyampaikan bahwa MBG bukan hanya sekadar bantuan makanan, melainkan sebuah investasi untuk masa depan bangsa. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menanggulangi masalah kemiskinan dan stunting.
Viva Yoga Mauladi menekankan pentingnya program MBG dalam mencapai tujuan pembangunan Presiden Prabowo Subianto. Dia menilai bahwa program ini sangat berperan dalam mengatasi masalah kemiskinan, kelaparan, dan stunting yang ada di Indonesia.
Selain itu, Viva menegaskan bahwa MBG bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi suatu investasi bagi peradaban bangsa. "MBG adalah investasi bangsa dalam membangun peradaban Indonesia melalui strategi pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat," ujar Viva.
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, telah menginstruksikan anggota partai untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Dengan melibatkan tenaga profesional dan pengusaha lokal, diharapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat memaksimalkan dampak program tersebut.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Wakil Ketua Umum PAN lainnya, Saleh Daulay, juga menggarisbawahi komitmen partai dalam mendukung program yang diusung Prabowo Subianto. Dia meminta kader dan simpatisan PAN untuk bekerja sama guna memastikan keberhasilan program MBG.
Menurut Saleh, jika ada kendala dalam pelaksanaan program, hal itu harus segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk perbaikan. Evaluasi berkala juga dianggap penting untuk memastikan bahwa pelayanan MBG dapat terus ditingkatkan.
"Kita harapkan dalam beberapa bulan ke depan pelayanan makan bergizi gratis ini sudah semakin baik dan menjangkau seluruh penerima manfaat," katanya, menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam program ini.
Sebelumnya, PDIP telah mengeluarkan surat edaran yang melarang seluruh kader untuk memanfaatkan program MBG. Dalam surat tersebut, yang ditandatangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Komarudin Watubun, terdapat ancaman tegas bagi kader yang melanggar aturan ini.
PDIP menjelaskan bahwa program MBG dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dialokasikan dari pajak rakyat. Oleh karena itu, mereka menekankan bahwa anggaran pendidikan harus digunakan untuk kepentingan nasional.
Saleh Daulay menghargai sikap PDIP sebagai bagian dari demokrasi dan berharap kritik konstruktif dari mereka terhadap pelaksanaan program MBG. "Kita harapkan PDI Perjuangan akan ikut mengawal pelaksanaan program MBG ini di masyarakat untuk menyuarakan kekurangan yang ada," ujarnya.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: