Makanan yang Perlu Dihindari oleh Penderita Migrain
Migrain adalah jenis sakit kepala yang dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa makanan tertentu dapat memicu serangan migrain, sehingga penting untuk mengetahuinya.
Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Dengan menghindari makanan-makanan yang dapat memicu reaksi tersebut, frekuensi dan intensitas migrain bisa berkurang. Berikut adalah daftar makanan yang harus diwaspadai.
Banyak makanan mengandung aditif seperti pengawet dan pewarna yang tinggi kemungkinan dapat memicu migrain. Aditif ini sering ditemukan dalam makanan olahan dan dapat berdampak negatif bagi penderita migrain.
Salah satu contoh aditif adalah monosodium glutamat (MSG), yang umum terdapat dalam makanan Asia dan snack kemasan. Konsumsi MSG sebaiknya dibatasi untuk mencegah serangan migrain.
Selain MSG, nitrat yang terdapat pada daging olahan seperti sosis dan bacon juga dapat berperan sebagai pemicu migrain. Bahan kimia ini dapat memperlebar pembuluh darah, yang dapat menyebabkan nyeri kepala.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Kafein memiliki efek yang beragam terhadap migrain. Bagi beberapa orang, konsumsi kafein dalam jumlah moderat bisa meredakan nyeri, namun terlalu banyak kafein dapat memicu serangan.
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi harus diperhatikan dengan cermat. Kelebihan kafein dalam waktu singkat bisa menyebabkan gangguan pola tidur dan memicu sakit kepala.
Ketika seseorang tiba-tiba mengurangi asupan kafein, mereka juga bisa mengalami efek samping termasuk migrain. Oleh karena itu, sangat penting untuk membatasi asupan kafein secara konsisten agar tidak mengalami gejala buruk.
Makanan fermentasi, seperti kimchi dan sauerkraut, serta produk susu yang sudah berumur lama, dapat menjadi pemicu migrain. Penyebabnya adalah kandungan tiramina yang terdapat dalam makanan tersebut.
Tiramina terbentuk ketika protein terurai seiring waktu dan dapat mempengaruhi kadar neurotransmitter di otak. Oleh karena itu, makanan ini sebaiknya dihindari oleh mereka yang mengalami migrain.
Keju yang telah berumur lama, seperti cheddar dan bleu cheese, juga diketahui mengandung tinggi tiramina. Untuk mengurangi risiko serangan migrain, disarankan memilih keju yang lebih segar dan rendah tiramina.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: