Ratusan Penumpang Menginap di Pesawat Akibat Salju di Bandara Munich
Lebih dari 500 penumpang terpaksa menghabiskan malam di dalam pesawat di Bandara Munich akibat salju lebat yang mengganggu jadwal penerbangan, terutama penerbangan Lufthansa.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Kondisi ini diperparah oleh tidak tersedianya bus untuk membawa penumpang kembali ke terminal setelah penerbangan mereka dibatalkan.
Salju lebat yang turun pada 19 Februari 2026 menjadi penyebab utama gangguan jadwal penerbangan di Bandara Munich. Menurut laporan dari surat kabar Jerman, Bild, penerbangan yang membawa 123 penumpang menuju Kopenhagen dengan maskapai Lufthansa dijadwalkan berangkat pada pukul 21.30 tetapi mengalami penundaan.
Pengumuman terkait penundaan penerbangan dilakukan selama hampir 2,5 jam sebelum akhirnya diumumkan bahwa penerbangan tersebut dibatalkan. Pesawat yang terparkir di area terpencil menjadi tempat mereka terjebak selama delapan jam karena tidak adanya transportasi untuk membawa mereka kembali ke terminal.
Sejumlah penerbangan lain, termasuk dari Air Dolomiti, juga terpaksa ditunda, dan ratusan penumpang lainnya mengalami nasib serupa.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Søren Thieme, seorang penumpang yang terjebak di pesawat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi tersebut. Ia mengeluhkan kurangnya informasi yang memadai dari pihak maskapai terkait keterlambatan dan pembatalan penerbangan.
"Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Kita bisa pergi ke bandara, kita bertanya. Tapi kita tidak diizinkan. Itu dilarang, kata mereka," ujar Thieme menyampaikan keluhannya.
Tidak hanya itu, kondisi di dalam pesawat juga tidak nyaman. Para penumpang melaporkan bahwa mereka tidak mendapatkan makanan atau minuman layak, hanya beberapa botol air, dan tidak ada selimut selama mereka terjebak.
Lufthansa merilis pernyataan resmi bahwa penutupan landasan akibat cuaca mengakibatkan penundaan dan pembatalan penerbangan. "Para penumpang telah dipesankan ulang ke penerbangan berikutnya yang tersedia," tulis mereka.
Juru bicara Bandara Munich juga menegaskan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang, menegaskan bahwa penyebab utama dari kejadian ini adalah kondisi cuaca ekstrem yang tidak terduga.
"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ungkap juru bicara bandara, mencerminkan kepedulian terhadap para penumpang yang terdampak.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: