BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:08 WIB

Tragedi Besar: 72 Harimau Mati di Thailand Akibat Virus

Tragedi Besar: 72 Harimau Mati di Thailand Akibat VirusTragedi Besar: 72 Harimau Mati di Thailand Akibat Virus

Pihak berwenang Thailand tengah menyelidiki kematian mendadak 72 harimau di Tiger Kingdom, Chiang Mai, dalam rentang waktu yang sangat singkat. Kematian ini diduga disebabkan oleh virus distemper anjing yang sulit terdeteksi pada hewan besar.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Direktur Departemen Peternakan Nasional Thailand, Somchuan Ratanamungklanon, mengakui bahwa pengelola gagal mendeteksi kondisi kesehatan harimau-harimau tersebut tepat waktu. Hal ini memunculkan banyak pertanyaan tentang prosedur pengawasan kesehatan di fasilitas tersebut.

Penyebab Kematian dan Penyelidikan

Dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, dinas peternakan setempat mengambil sampel dari harimau-harimau yang mati. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa virus distemper anjing menjadi penyebab kematian ini, namun asal mula wabah tersebut masih belum dapat dijelaskan oleh pihak berwenang.

Somchuan menambahkan, 'Saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat.', menunjukkan betapa sulitnya pemantauan kesehatan pada harimau yang jumlahnya mencapai 240 di dua fasilitas di Chiang Mai.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer

Dampak Virus pada Kesehatan Harimau

Virus distemper anjing bukan hanya berbahaya bagi anjing, tetapi juga dapat menginfeksi kucing besar. Penyakit ini menyerang berbagai sistem dalam tubuh, termasuk pernapasan, pencernaan, dan saraf, dan dapat berujung pada kematian.

Namun, laporan awal juga menunjukkan adanya infeksi parvovirus kucing pada beberapa harimau yang terlibat. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap hubungan antara virus yang terdeteksi dan kematian yang terjadi.

Tindakan Respon dan Reaksi Publik

Sebagai langkah pencegahan untuk menghentikan penyebaran penyakit, semua bangkai harimau yang mati segera dikremasi dan dikuburkan. Lingkungan Tiger Kingdom kini dalam pengawasan ketat selama 21 hari, dengan tidak ada bukti penyakit di antara staf.

Organisasi hak-hak hewan mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap peristiwa ini. Peta Asia, salah satu organisasi tersebut, menekankan, 'Tragedi seperti ini kemungkinan besar tidak akan terjadi jika wisatawan menjauhi tempat-tempat wisata tersebut.'

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tragedi Besar: 72 Harimau Mati di Thailand Akibat Virus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!