BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 17:07 WIB

Kim Jong-un Terpilih Lagi, Ketidakhadiran Putrinya Jadi Sorotan Publik

Kim Jong-un Terpilih Lagi, Ketidakhadiran Putrinya Jadi Sorotan PublikKim Jong-un Terpilih Lagi, Ketidakhadiran Putrinya Jadi Sorotan Publik

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, kembali terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea dalam Kongres Kesembilan yang digelar di Pyongyang pada 22 Februari 2026.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang

Namun, ketidakhadiran putrinya, Kim Ju Ae, dalam acara tersebut menggugah spekulasi tentang masa depannya dalam politik negara.

Kembalinya Kim Jong-un di Kongres Kesembilan

Kongres Kesembilan Partai Buruh Korea berlangsung dengan partisipasi sekitar 5.000 delegasi, yang menyaksikan pengukuhan kembali Kim Jong-un sebagai Sekretaris Jenderal. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Kim, prestise negara dan kekuatan militer telah meningkat secara signifikan.

KCNA mengutip, 'Di bawah kepemimpinannya, daya tangkal perang negara dengan kekuatan nuklir sebagai porosnya telah meningkat secara radikal.' Hal ini menggambarkan bahwa rezim Kim berada dalam posisi yang semakin stabil.

Kendati pengukuhan ini menunjukkan kekuatan Kim, perhatian publik justru terfokus pada ketidakhadiran Kim Ju Ae. Sebelumnya, ia sering terlihat mendampingi ayahnya dalam berbagai acara penting, termasuk saat uji coba senjata.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Spekulasi dan Analisis Mengenai Kim Ju Ae

Ketidakhadiran Kim Ju Ae menciptakan spekulasi tentang perannya di masa depan. Sejauh ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak pemerintah mengenai hal tersebut.

Lim Eul-chul, seorang analis Korea Utara dari Kyungnam University, mengomentari situasi ini, 'Pengukuhan kembali Kim menunjukkan stabilitas kekuasaan yang semakin kokoh. Ini sama saja dengan deklarasi bahwa Kim Jong-un telah mengakhiri ‘mode manajemen krisis’ rezim dan memasuki fase pemerintahan jangka panjang yang stabil dan percaya diri.'

Selama kongres, tidak hanya Kim yang dikukuhkan, tetapi juga anggota baru Komite Sentral dipilih. Meski rincian mengenai perubahan ini tidak dijelaskan, ketidakterpilihannya beberapa pejabat senior mengindikasikan adanya pergeseran dalam elite pemerintahan.

Perhatian Internasional Pasca Kongres

Penyelenggaraan kongres ini menarik perhatian besar dari Korea Selatan, yang terus memperhatikan perkembangan kebijakan domestik dan luar negeri Korea Utara. Meski tak ada pengumuman terkait kebijakan baru, banyak sesi yang menekankan keberhasilan Kim dalam mengatasi krisis ekonomi.

Perubahan dalam struktur internal partai memicu ketertarikan tentang distribusi kekuasaan politik di masa mendatang. Banyak pengamat Internasional berpendapat bahwa saat ini merupakan waktu krusial untuk mengawasi dinamika di pemerintahan Korea Utara.

Secara umum, hasil kongres ini diangap sebagai indikator penting bagi stabilitas dan arah kepemimpinan Kim Jong-un, sekaligus memberikan gambaran mengenai masa depan politik di Korea Utara.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kim Jong-un Terpilih Lagi, Ketidakhadiran Putrinya Jadi Sorotan Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!