BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 14:35 WIB

Dampak Positif Puasa Ramadan terhadap Kesehatan Jantung

Dampak Positif Puasa Ramadan terhadap Kesehatan JantungDampak Positif Puasa Ramadan terhadap Kesehatan Jantung

Puasa Ramadan menawarkan beragam manfaat kesehatan, terutama bagi jantung dan sistem kardiovaskular. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu memperbaiki kondisi kesehatan jantung dengan cara yang signifikan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association pada tahun 2021 menunjukkan adanya hubungan antara puasa Ramadan dan penurunan tekanan darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa puasa tidak hanya aspek spiritual, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang nyata.

Efek Puasa terhadap Tekanan Darah

Sebuah studi besar bernama London Ramadan Study (LORANS) menunjukkan bahwa puasa Ramadan berhubungan langsung dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Partisipasi dalam penelitian ini meliputi 3.213 orang, baik individu sehat maupun mereka yang menderita hipertensi dan diabetes.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puasa Ramadan relatif aman dan tidak memberikan dampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. Namun, hasil ini tidak berlaku bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis.

"Studi ini menunjukkan puasa Ramadan memberikan efek menguntungkan terhadap tekanan darah, terlepas dari perubahan berat badan, total cairan tubuh, maupun massa lemak," jelas laporan penelitian tersebut.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Keselamatan Puasa bagi Pasien Jantung

Dr. Babar Basir dari Henry Ford Health di Detroit menyatakan bahwa puasa bisa dianggap aman bagi pasien dengan masalah jantung. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai puasa, terutama bagi mereka yang menjalani perawatan aktif.

"Secara historis, sudah terbukti berulang kali bahwa puasa sebenarnya sangat aman bagi kebanyakan orang," kata Dr. Babar menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati saat menjalankan puasa.

Meskipun banyak manfaat puasa, setiap individu perlu memperhatikan kondisi kesehatan mereka masing-masing dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika diperlukan.

Panduan Nutrisi saat Ramadan

Dr. Manal Elfakhani dari Penn State University menekankan pentingnya sahur untuk memastikan asupan energi sebelum berpuasa. Ia menyarankan agar makanan sahur terdiri dari biji-bijian utuh, sayuran, dan sumber protein.

"Sahur adalah kesempatan terakhir untuk memberi asupan energi bagi tubuh sepanjang hari," kata Dr. Elfakhani, menekankan perlunya kecukupan air putih selama puasa.

Ketika berbuka puasa, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Ahli gizi juga mengingatkan untuk menghindari makanan yang terlalu banyak digoreng demi menjaga kesehatan.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Positif Puasa Ramadan terhadap Kesehatan Jantung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!