BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 09:55 WIB

Tarif Impor Naik 15%: Dampak dan Respons Global

Tarif Impor Naik 15%: Dampak dan Respons GlobalTarif Impor Naik 15%: Dampak dan Respons Global

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kenaikan tarif impor barang menjadi 15% setelah putusan Mahkamah Agung menyatakan kebijakan sebelumnya melanggar hukum.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran akan ketidakstabilan dalam perdagangan internasional, yang sudah mengalami tantangan berat.

Reaksi Trump Setelah Putusan Mahkamah Agung

Setelah pengumuman putusan pada 20 Februari 2026, Trump menyebut keputusan itu 'sangat anti-Amerika'. Ia bertekad untuk menaikkan tarif hingga angka maksimum yang diizinkan oleh hukum.

Meskipun awalnya merencanakan tarif baru sebesar 10%, Trump mengubah rencananya dan memutuskan untuk menetapkan tarif pada angka 15% dalam waktu singkat.

Ia juga melontarkan kritik pedas terhadap hakim konservatif yang mendukung keputusan tersebut, menyebut mereka 'bodoh dan anjing peliharaan'. Di sisi lain, Trump memberikan pujian kepada tiga hakim yang mendukungnya, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan mereka.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Sifat dan Implikasi Kenaikan Tarif

Kenaikan tarif ini bersifat sementara dan akan berlaku selama 150 hari, dengan pengecualian bagi sektor tertentu, seperti farmasi. Hal ini menunjukkan keberlanjutan kebijakan tarif meskipun ada keputusan pengadilan.

Selain itu, pemerintah menjelaskan bahwa tarif baru ini akan tetap diterapkan kepada mitra dagang yang sebelumnya telah menyepakati tarif yang berbeda. Investigasi terhadap sektor tertentu bisa membuka peluang untuk kenaikan tarif lebih lanjut.

Trump memperkirakan bahwa jika ada tantangan hukum terhadap tarif ini, pengembalian dana untuk perusahaan yang terpengaruh bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Reaksi Pasar dan Respons Internasional

Pasar keuangan merespons dengan indeks saham Wall Street yang menunjukkan kenaikan moderat setelah pengumuman ini. Kelompok bisnis, termasuk National Retail Federation, menyatakan bahwa keputusan Mahkamah Agung memberikan kepastian yang dibutuhkan.

Di tingkat internasional, sejumlah negara mengungkapkan keprihatinan terkait kebijakan baru Trump, berencana mengadakan pembicaraan dengan sekutu Eropa mengenai respons bersama. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyatakan keinginan untuk membahas posisi Eropa sebelum pertemuannya di Washington.

Kenaikan tarif terbaru ini diperkirakan akan memperpanjang ketidakpastian dalam perdagangan global dan menambah kompleksitas dalam hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tarif Impor Naik 15%: Dampak dan Respons Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!