Indonesia Tegaskan Tak Ada Keterlibatan Militer dalam Misi Perdamaian di Gaza
Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa peran Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk Gaza tidak mencakup operasi militer atau agenda demiliterisasi.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Dia menyampaikan bahwa tujuan Indonesia sebagai Deputy Commander ISF adalah untuk menjaga perdamaian tanpa terpengaruh oleh hubungan diplomatik dengan Israel.
Dalam pernyataannya di Washington DC pada Jumat (20/2/2026), Sugiono menyatakan, "Karena ini kan bukan kaitannya dengan pengakuan atau ada tidaknya hubungan diplomatik. Ini adalah pasukan yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian, terdiri dari berbagai unsur yang tugasnya intinya adalah menjaga situasi."
Sugiono juga menjelaskan bahwa mandat ISF memberikan setiap negara peserta ruang untuk menyampaikan batasan atau yang disebut national caveat. Dalam konteks ini, Indonesia telah memberi klarifikasi tegas mengenai komitmennya.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Sugiono menyatakan, "National caveat kita juga sudah kita sampaikan ke ISF, kalau kita tidak melakukan operasi militer, kemudian kita tidak melakukan pelucutan senjata, kita tidak melakukan apa yang disebut demiliterisasi."
Pernyataan ini menegaskan bahwa Indonesia akan tetap berpegang pada misi kemanusiaan dan bukan misi militer. Perlindungan terhadap masyarakat sipil di kawasan tersebut menjadi salah satu fokus utama Indonesia.
Sugiono menambahkan bahwa peran pasukan perdamaian adalah untuk menjaga masyarakat sipil dari kedua belah pihak. Dia menjelaskan, "Yang kita lakukan adalah menjaga masyarakat sipil di kedua belah pihak, kemudian terlibat dalam upaya-upaya kemanusiaan yang ada di sana."
Dengan kata lain, fungsi pasukan ini sangat penting dalam situasi krisis, di mana perlindungan dan dukungan kemanusiaan adalah prioritas utama.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: