Jokowi Kunjungi Forum Ekonomi New Bloomberg di India
Presiden Joko Widodo menghadiri Bloomberg New Economy Forum di India pada 19 Februari 2026. Forum ini fokus pada kedaulatan Kecerdasan Buatan (AI) dan isu-isu penting lainnya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Jokowi disambut oleh Duta Besar RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, sebelum menjalani berbagai agenda penting keesokan harinya.
Pada 20 Februari 2026, Jokowi akan mengikuti diskusi sarapan mengenai Kecerdasan Buatan di The Leela Palace, New Delhi. Diskusi ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 waktu setempat dan dipandu oleh tim dari Bloomberg.
Acara ini juga akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting global yang memberikan perspektif tentang pengembangan teknologi.
Kehadiran Jokowi di forum ini menunjukkan komitmen Indonesia terhadap perkembangan ekonomi digital di tingkat internasional.
Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Sebelum menghadiri forum di India, Jokowi juga tampil sebagai pembicara di Bloomberg New Economy Forum di Singapura pada November 2025. Ia menekankan pentingnya infrastruktur digital di Indonesia, termasuk sistem pembayaran QRIS.
Ketika berbicara di Singapura, Jokowi mengatakan, “Ketika saya pertama kali menjadi presiden, saya punya pertanyaan sederhana: bagaimana kita bisa membangun ekonomi yang kuat untuk 280 juta orang? Kita tahu tidak ada jalan pintas.”
Pernyataan ini menunjukkan pemikirannya yang fokus pada perencanaan dan pengembangan untuk masa depan ekonomi Indonesia.
Jokowi menggarisbawahi kemajuan yang signifikan di bidang teknologi Indonesia, terutama dalam penggunaan marketplace dan sistem pembayaran QRIS. Ia menambahkan, “QRIS Indonesia menjadikan pembayaran digital mudah dan universal.
Saat ini, pedagang kaki lima di desa kecil menggunakan sistem yang sama dengan perusahaan besar di Jakarta,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa teknologi telah merata dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Perkembangan ini menjadi bagian penting dari upaya Indonesia untuk memodernisasi ekonominya dan meningkatkan inklusi keuangan.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: