BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:04 WIB

Pilih Menu Berbuka dengan Bijak untuk Stabilitas Gula Darah

Pilih Menu Berbuka dengan Bijak untuk Stabilitas Gula DarahPilih Menu Berbuka dengan Bijak untuk Stabilitas Gula Darah

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya untuk memilih menu berbuka puasa yang sehat agar gula darah tetap seimbang. Ia menyoroti risiko yang muncul akibat kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu, seperti gorengan dan minuman manis.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Menkes Budi menjelaskan bahwa setelah berpuasa, tubuh memerlukan asupan gula, tetapi sumber gula harus dipilih dengan bijak agar tidak mengganggu kesehatan.

Pentingnya Memilih Sumber Gula yang Tepat

Setelah seharian berpuasa, lambung kosong dan kadar gula darah biasanya menurun, sehingga tubuh memerlukan asupan gula untuk memulihkan energi. Menkes Budi menyatakan, "Sehabis puasa pada saat berbuka, lambung kita kosong sehingga kita perlu makan yang mengandung gula, karena gula kita juga rendah."

Dia menyarankan agar lebih memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, bukan hanya sekadar minuman manis seperti sirup. "Makanan-makanan ini semua mengandung karbohidrat, setidaknya karbohidratnya kompleks. Kalau kita makan karbohidrat ini akan diubah menjadi gula secara bertahap," jelasnya.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Risiko Minuman Manis dan Lonjakan Gula Darah

Menkes Budi juga menyoroti dampak negatif dari konsumsi minuman yang mengandung gula sederhana. Dia mengatakan, "Beda kalau kita minum sirup, gula darahnya naik cepat. Ini berbahaya buat pankreas."

Lonjakan gula darah yang tiba-tiba dapat membuka risiko serius karena pankreas harus bekerja ekstra untuk memproduksi insulin agar kadar gula kembali stabil. Karenanya, pemilihan asupan saat berbuka puasa harus lebih hati-hati.

Rekomendasi Sumber Karbohidrat yang Sehat

Sebagai alternatif yang lebih sehat, Menkes Budi merekomendasikan sumber karbohidrat kompleks seperti singkong, jagung, dan kacang-kacangan. "Makanan ini punya gula tapi pelepasannya bertahap, jadi energi pulih pelan-pelan tanpa bikin kaget tubuh," tuturnya.

Dengan memilih makanan yang tepat, masyarakat diharapkan mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama bulan puasa.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pilih Menu Berbuka dengan Bijak untuk Stabilitas Gula Darah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!