Masalah Akses YouTube Global Telah Teratasi
YouTube menginformasikan bahwa masalah yang memengaruhi akses pengguna secara global telah berhasil diperbaiki pada Rabu pagi, 18 Februari 2026.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran
Setelah perbaikan, laporan gangguan akses di berbagai negara, termasuk Indonesia, menunjukkan penurunan yang signifikan.
YouTube mengakui adanya masalah ketika pengguna tidak dapat mengakses berbagai fitur di platform. Dalam pernyataan terbarunya, mereka menjelaskan, 'Masalah dengan sistem rekomendasi kami telah teratasi dan semua platform kami (YouTube.com, aplikasi YouTube, YouTube Music, Kids, dan TV) kembali normal!'
Sebelumnya, banyak pengguna melaporkan tidak bisa melihat video di halaman beranda. YouTube menyatakan, 'Halaman utama sudah kembali normal, tetapi kami masih bekerja untuk memperbaiki masalah secara menyeluruh.'
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Laporan gangguan akses YouTube melonjak tajam pada pagi hari tersebut. Data dari Downdetector menunjukkan bahwa pada pukul 07.59 WIB, terdapat 2.480 laporan mengenai masalah akses.
Pada puncaknya, tepatnya pukul 08.29 WIB, jumlah laporan mencapai 7.672 dari berbagai pengguna. Namun, setelah perbaikan dilakukan, jumlah laporan menurun drastis menjadi 547 pada pukul 09.14 WIB.
Di Amerika Serikat, sekitar 320.000 pengguna mengalami gangguan ini dengan total 321.958 laporan yang masuk ke Downdetector hingga pukul 08.18 malam ET. Ini menunjukkan dampak yang cukup besar dari masalah akses yang terjadi.
Selain itu, YouTube TV juga terpengaruh, dengan tercatat 8.923 laporan masalah, serta Google menerima 2.694 laporan terkait gangguan serupa.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: