Strategi Indonesia Mengoptimalkan Ekonomi Haji dan Umrah
Setiap tahun, Indonesia memberangkatkan lebih dari 200 ribu jemaah haji dan 1,5 juta jemaah umrah ke Tanah Suci.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Potensi besar untuk membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah kini menjadi fokus utama, dengan upaya untuk meningkatkan peran Indonesia di ranah ini.
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui BPKH Limited dirancang untuk berinvestasi langsung dalam ekosistem haji dan umrah. M. Arief Mufraini dari BPKH menyatakan, "Orientasi awal pembentukan BPKH Limited adalah investasi langsung di ekosistem haji dan umrah."
Dengan langkah ini, Indonesia berusaha untuk bertransformasi dari sekadar pembeli musiman menjadi pemain penting dalam rantai nilai ekonomi haji. Penyesuaian regulasi juga diusulkan untuk mempermudah model investasi yang lebih komprehensif.
Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata
BPKH kini telah mengelola aset investasi, termasuk hotel dan sarana transportasi untuk memberikan manfaat bagi jemaah haji. Fadlul Imansyah, Kepala BP BPKH, menjelaskan bahwa tujuannya bukan untuk komersialisasi ibadah, melainkan menciptakan tata kelola yang efisien.
"Kedaulatan ekonomi haji bukan komersialisasi ibadah, tetapi tata kelola ekonominya harus profesional, efisien, dan berpihak kepada jemaah," tegas Fadlul. Dengan pendekatan investasi strategis, nilai tambah ekonomi diharapkan mengalir langsung ke jemaah haji Indonesia.
Pengembangan Kampung Haji merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar haji global. Rencana ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem terpadu yang mendukung layanan, logistik, dan aktivitas ekonomi bagi jemaah.
Fadlul Imansyah menambahkan, "BPKH siap berkolaborasi dalam pengembangan Kampung Haji. Ini bukan agenda sektoral, melainkan agenda strategis nasional." Melalui inisiatif ini, diharapkan Indonesia mampu mengoptimalkan potensi ekonomi haji secara menyeluruh.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: