BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 11:12 WIB

Ancaman Malware Keenadu Mengincar Tablet Android Secara Licik

Ancaman Malware Keenadu Mengincar Tablet Android Secara LicikAncaman Malware Keenadu Mengincar Tablet Android Secara Licik

Kaspersky baru-baru ini mengungkapkan kemunculan malware baru bernama Keenadu, yang berpotensi menginfeksi perangkat Android, terutama tablet. Malware ini menyebar melalui berbagai metode, termasuk firmware dan aplikasi di Google Play.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Hingga Februari 2026, lebih dari 13.000 perangkat dilaporkan terinfeksi oleh Keenadu, dengan negara-negara seperti Rusia, Jepang, Jerman, Brasil, dan Belanda mengalami dampak yang signifikan.

Cara Kerja dan Metode Infeksi Keenadu

Keenadu berfungsi sebagai alat penipuan yang mengubah perangkat yang terinfeksi menjadi bot untuk melakukan klik otomatis pada tautan iklan. Kaspersky mengungkapkan bahwa varian-varian tertentu dari malware ini dapat mengendalikan perangkat secara menyeluruh.

Salah satu varian yang paling berbahaya terintegrasi langsung ke dalam firmware beberapa model tablet Android, berfungsi sebagai backdoor. Hal ini memungkinkan penyerang untuk menginfeksi aplikasi lain, memasang APK tambahan, dan memberikan izin akses tanpa sepengetahuan pengguna.

Malware ini juga berpotensi mengkompromikan data sensitif pengguna, mulai dari pesan, media, hingga kredensial perbankan. Bahkan, Keenadu dapat mengintai aktivitas pencarian di Chrome dalam mode penyamaran, menciptakan risiko besar bagi privasi pengguna.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Dampak dan Penemuan Varian Malware

Varian lain dari Keenadu teridentifikasi terbenam dalam aplikasi sistem, meskipun dengan fungsi yang lebih terbatas. Namun, malware ini tetap mampu menyisipkan aplikasi tambahan secara diam-diam, memanfaatkan hak istimewa yang lebih tinggi untuk menjalankan aksinya.

Penelitian Kaspersky juga menemukan bahwa Keenadu berhasil disisipkan pada aplikasi pembuka kunci wajah, meningkatkan potensi eksposur data biometrik pengguna. Temuan ini menunjukkan betapa berbahayanya keberadaan malware dalam perangkat yang seharusnya aman, membahayakan informasi yang paling sensitif.

Beberapa aplikasi kamera rumah pintar yang sebelumnya tersedia di Google Play juga ditemukan terinfeksi oleh Keenadu. Aplikasi-aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 300.000 kali sebelum dihapus dari platform, membiarkan pengguna yang tidak menyadari infestasi ini tetap terjebak dalam bahaya.

Langkah Pencegahan dan Rekomendasi Kaspersky

Kaspersky merekomendasikan agar pengguna memanfaatkan solusi keamanan yang terpercaya untuk melindungi perangkat mereka dari ancaman malware Keenadu. Pengguna juga disarankan untuk secara rutin memeriksa dan memperbarui firmware perangkat yang mereka gunakan.

Satu langkah pencegahan penting adalah menonaktifkan aplikasi sistem yang terindikasi terinfeksi untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Kaspersky menekankan pentingnya tindakan pencegahan, terutama bagi perangkat baru yang mungkin sudah terinfeksi sejak awal.

Dmitry Kalinin, peneliti keamanan di Kaspersky, menegaskan, 'Malware yang sudah terpasang sebelumnya menjadi masalah mendesak pada banyak perangkat Android.' Hal ini menekankan betapa pentingnya kesadaran pengguna terhadap risiko-risiko yang ada di dunia maya.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ancaman Malware Keenadu Mengincar Tablet Android Secara Licik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!