BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 14:56 WIB

Tingginya Angka Pengidap Gagal Ginjal: Menkes Ungkap Data Mengkhawatirkan

Tingginya Angka Pengidap Gagal Ginjal: Menkes Ungkap Data MengkhawatirkanTingginya Angka Pengidap Gagal Ginjal: Menkes Ungkap Data Mengkhawatirkan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi lonjakan jumlah pasien yang memerlukan terapi cuci darah di Indonesia.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Setiap tahunnya, sekitar 60.000 pasien baru membutuhkan prosedur hemodialisis, yang menjadikan total pasien cuci darah mendekati 200.000.

Peningkatan Pasien Cuci Darah di Indonesia

Dalam rapat dengan Pimpinan DPR yang berlangsung pada 9 Februari 2026, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, 'Jumlah pasien cuci darah di Indonesia, totalnya ada 200.000-an gitu ya, setiap tahunnya bertambah 60.000 yang baru, kemudian yang dari tahun sebelumnya ini ada sekitar 120.000-an ya.'

Kenyataan ini mencerminkan peningkatan signifikan terhadap kebutuhan layanan kesehatan bagi mereka yang menderita gagal ginjal.

Perawatan cuci darah tidak hanya menuntut biaya tinggi, tetapi juga berpengaruh pada kualitas hidup pasien yang harus menjalani prosedur ini dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Faktor-faktor Penyebab Gagal Ginjal

Menurut Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K), seorang Guru Besar di bidang Urologi, diabetes menjadi penyebab utama gagal ginjal, menyumbang sekitar 29 persen dari seluruh kasus.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

"Orang gagal ginjal di Indonesia 29 persen diabetes, 20 persen infeksi, 19 persen karena hipertensi," ungkap Prof Nur saat dikonfirmasi oleh detikcom.

Meskipun ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini, banyak di antaranya berkaitan dengan pola hidup yang dapat diubah.

Pencegahan Masalah Ginjal

Prof Nur menggarisbawahi pentingnya menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah risiko diabetes dan hipertensi yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal.

'Biar nggak diabetes ya hidup sehat. Jangan gendur, jangan senang manis, jangan makan karbohidrat berlebihan,' ucapnya.

Dirinya juga menambahkan, 'Biar nggak hipertensi, jangan banyak makan garam, minum yang cukup. Biar nggak gendut ya olahraga teratur.'

Ia mendorong masyarakat untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala infeksi, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tingginya Angka Pengidap Gagal Ginjal: Menkes Ungkap Data Mengkhawatirkan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!