BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 13:30 WIB

BMKG Lakukan Rukyat Hilal untuk Tentukan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

BMKG Lakukan Rukyat Hilal untuk Tentukan Awal Ramadhan 1447 HijriahBMKG Lakukan Rukyat Hilal untuk Tentukan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyiapkan tim untuk pengamatan hilal di 37 lokasi di Indonesia. Pengamatan ini dirancang untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1447 Hijriah pada 17 dan 18 Februari 2026.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Deputi Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan penting BMKG terhadap Kementerian Agama dalam penentuan awal bulan suci puasa.

Kolaborasi Strategis dengan Kementerian Agama

BMKG dan Kementerian Agama bekerja sama dari tingkat nasional hingga provinsi dalam pelaksanaan rukyat hilal. Nelly Florida Riama menekankan bahwa kerjasama ini meningkatkan kualitas pengamatan hilal.

Tim yang dikerahkan BMKG terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan dilengkapi teknologi mutakhir. Hal ini bertujuan untuk memastikan akurasi data yang dihasilkan.

Pengamatan hilal tidak hanya sekadar pelaksanaan rutin tetapi juga bagian dari upaya memberikan data yang kredibel kepada masyarakat.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Persiapan Data Hisab Hilal

Plh Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menjelaskan bahwa BMKG mengomputasi data hisab hilal. Data ini akan sangat membantu para pengamat di seluruh Indonesia.

Fachri menyatakan, 'Seluruh hasil pengamatan dari berbagai lokasi tersebut akan dihimpun dan disampaikan kepada Kementerian Agama.' Ini penting agar informasi yang disampaikan akurat dan dapat diandalkan.

Data hisab tersebut tidak hanya memperkuat hasil rukyat tetapi juga membantu saat sidang isbat diadakan.

Sidang Isbat Kementerian Agama

Kementerian Agama juga merencanakan sidang isbat pada tanggal 17 Februari 2026 untuk menentukan awal Ramadhan. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan pentingnya proses yang transparan.

'Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadhan dilakukan secara ilmiah,' ungkap Abu Rokhmad saat memaparkan rencana sidang isbat.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, menjadi salah satu acuan penting bagi umat Islam.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BMKG Lakukan Rukyat Hilal untuk Tentukan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!