Hari Ini Sidang Isbat untuk Menentukan Awal Ramadan 2026
Pemerintah menggelar sidang isbat hari ini untuk menentukan awal bulan Ramadan 2026, atau 1447 Hijriah. Acara ini berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Kementerian Agama.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Sidang ini dimulai pukul 16.30 WIB dengan seminar posisi hilal, sementara pelaksanaan sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.30 WIB.
Sidang isbat adalah kegiatan rutin pemerintah untuk menentukan awal Ramadan, yang didasarkan pada pengamatan hilal. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkolaborasi dengan pemerintah dan menurunkan tim di 37 lokasi di seluruh Indonesia.
Tim BMKG akan melakukan pengamatan hilal pada 17 dan 18 Februari 2026. Menjelang sidang, BMKG mengungkapkan pada tanggal 17 Februari, posisi hilal diperkirakan masih berada di bawah ufuk atau dalam keadaan minus.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Kriteria penentuan awal Ramadan didasarkan pada kesepakatan MABIMS, yang terdiri dari Menteri-menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Menurut BMKG, hilal kemungkinan baru memenuhi kriteria pada tanggal 18 Februari dengan posisi ketinggian antara 7,62° hingga 10,03°.
Meskipun data hisab menunjukkan posisi hilal yang belum valid pada 17 Februari, BMKG menegaskan pentingnya menunggu keputusan resmi dari sidang isbat. "Keputusan resmi tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama pada 17 Februari 2026," kata BMKG.
Pemantauan hilal dilakukan dari Aceh hingga Papua, melibatkan tim daerah serta relawan pengamat hilal. Kementerian Agama juga melaksanakan pemantauan di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini melibatkan Kantor Wilayah Kemenag, pengadilan agama, dan organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait lainnya. Hasil akhir dari sidang isbat akan diumumkan oleh pemerintah melalui konferensi pers pada pukul 19.05 WIB.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: