BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 12:15 WIB

Gubernur DKI Jakarta Ingatkan Penerima KJP Agar Tak Digadaikan Menjelang Ramadan

Gubernur DKI Jakarta Ingatkan Penerima KJP Agar Tak Digadaikan Menjelang RamadanGubernur DKI Jakarta Ingatkan Penerima KJP Agar Tak Digadaikan Menjelang Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan bahwa penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) tidak boleh menggadaikan kartu tersebut menjelang bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa bantuan pendidikan harus digunakan sesuai peruntukannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pramono Anung menyampaikan bahwa KJP bukan hanya sekadar bantuan biaya sekolah, melainkan alat untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dari lapisan bawah.

Komitmen Pemprov DKI Jakarta Terhadap KJP

Pramono Anung mengingatkan semua penerima KJP untuk memanfaatkan kartu tersebut demi pendidikan. Dalam pernyataannya, ia menegaskan, 'KJP untuk tidak digadaikan,' yang menunjukkan pentingnya pemanfaatan KJP dalam peningkatan kesejahteraan.

Gubernur juga berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta guna memastikan KJP digunakan sesuai tujuan. Hal ini bertujuan agar bantuan tersebut memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

KJP diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas hidup mereka yang kurang mampu, bukan malah menjadi beban.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Peran KJP dalam Meningkatkan Kesejahteraan

Pramono Anung menyoroti pentingnya program bantuan sosial pendidikan lainnya seperti Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dalam perbaikan kesejahteraan. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini berkontribusi signifikan terhadap indikator kesejahteraan di Jakarta.

Ia mencatat, 'Hasil BPS, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan.' Statistik dari Badan Pusat Statistik menunjukkan tren positif dalam penurunan kemiskinan dan perbaikan stunting di Jakarta.

Program-program bantuan seperti KJP menjadi faktor kunci dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Relevansi KJP Menjelang Bulan Ramadan

Dengan bulan Ramadan yang semakin dekat, Pramono Anung menekankan pentingnya pengelolaan bantuan pendidikan secara bijak. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan KJP untuk keperluan yang tidak sesuai, seperti menggadaikannya untuk memenuhi kebutuhan sementara.

Pramono berharap KJP dapat menjadi pemicu bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas hidup. Ia percaya bahwa dengan pengelolaan yang benar, masyarakat akan mendapatkan manfaat yang maksimal dari program ini.

Dalam konteks bulan suci Ramadan, pengelolaan bantuan yang tepat akan sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gubernur DKI Jakarta Ingatkan Penerima KJP Agar Tak Digadaikan Menjelang Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!