Gubernur DKI Jakarta Larang Sweeping oleh Ormas Selama Ramadan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan pernyataan tegas tentang larangan organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping rumah makan selama bulan Ramadan. Tindakan ini diambil demi menjaga ketentraman dan keamanan di ibu kota saat bulan suci.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Pramono menekankan bahwa pelaksanaan Ramadan harus berlangsung dengan penuh kedamaian dan kerukunan, tanpa kegiatan yang bisa menyebabkan keresahan masyarakat.
Pramono Anung menyatakan, "Saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan. Saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban di Jakarta selama bulan Ramadan.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan aktivitas Ramadan yang tidak hanya sebatas ibadah, tetapi melibatkan interaksi sosial yang harmonis antarwarga. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan rangkaian acara menyambut Ramadan," tambah Pramono.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Kegiatan selama Ramadan 2026 di Jakarta akan lebih variatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. "Kami persiapkan dengan baik karena bagaimanapun sebagai Gubernur Jakarta saya tahu Jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam," ujarnya.
Di antara kegiatan yang diusulkan adalah pelaksanaan haul untuk para ulama besar dan tokoh nasional Betawi. Hal ini bertujuan untuk memperkuat tradisi dan nilai-nilai budaya di Jakarta serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
Pramono Anung juga menekankan pentingnya ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang sering terjadi saat Ramadan. Ia melarang segala aktivitas yang bisa mengganggu ketertiban umum dan menegaskan, "Pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya enggak izinkan."
Dia berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana Ramadan yang damai di Ibu Kota. Aktivitas yang dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat akan diizinkan, sehingga bulan suci bisa dijalani dengan tenang.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: