BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 08:53 WIB

Tindakan Cepat Wapres Gibran Tanggapi Dampak Tanah Gerak di Semarang

Tindakan Cepat Wapres Gibran Tanggapi Dampak Tanah Gerak di SemarangTindakan Cepat Wapres Gibran Tanggapi Dampak Tanah Gerak di Semarang

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Kampung Sekip di Jangli, Semarang, pada Sabtu (14/2/2026). Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengevaluasi dampak pergerakan tanah dan mendengarkan langsung keluhan dari warga yang terpengaruh.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Gibran menegaskan pentingnya keselamatan warga serta mendorong mereka untuk menjauhi rumah yang berisiko. "Keselamatan nomor satu, banyak anak-anak dan lansia di sini," ujarnya.

Tindak Lanjut Penanganan Tanah Gerak

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka melihat langsung kondisi yang dihadapi oleh penduduk setempat akibat tanah gerak. Ia menekankan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan rencana relokasi bagi masyarakat terdampak. "Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk merelokasi warga yang membutuhkan," katanya.

Langkah relokasi ini dianggap krusial untuk mengurangi risiko yang dapat muncul akibat pergerakan tanah yang masih berlanjut. Gubernur juga memastikan bahwa Pemprov Jateng siap mencukupi semua kebutuhan pokok warga yang akan dipindahkan.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Logistik dan Pengungsian

Maria Tresia Takandare, Lurah Jangli, menginformasikan bahwa saat ini terdapat sekitar 66 jiwa yang telah berada di enam tenda pengungsian. Lokasi pengungsian ini dirancang untuk memberikan perlindungan sementara bagi warga.

Segala kebutuhan logistik, termasuk fasilitas kamar mandi, telah disiapkan di lokasi pengungsian yang berjarak 100-200 meter dari area terdampak. Hal ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan para pengungsi.

Maria menambahkan bahwa beberapa warga yang memiliki tanah siap menyediakan tempat relokasi untuk sekitar dua bulan ke depan sambil menunggu solusi hunian permanen.

Peran Pemerintah dalam Penanganan Bencana

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dalam menangani keadaan darurat ini. Menteri Pekerjaan Umum juga menjanjikan dukungan untuk biaya relokasi bagi para korban tanah gerak.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan kembali, "Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini tidak usah tinggal di rumah yang tanahnya gerak." Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi keselamatan warganya.

Wapres Gibran menegaskan, "Hari ini Wapres turun tangan menjenguk bapak ibu sekalian untuk memastikan tidak terjadi apa-apa." Pengawasan yang ketat dan tindakan cepat oleh pemerintah dianggap sangat penting dalam situasi bencana ini.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tindakan Cepat Wapres Gibran Tanggapi Dampak Tanah Gerak di Semarang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!