BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 10:46 WIB

Rusia Tidak Kirim Perwakilan ke KTT Perdamaian yang Diprakarsai Trump

Rusia Tidak Kirim Perwakilan ke KTT Perdamaian yang Diprakarsai TrumpRusia Tidak Kirim Perwakilan ke KTT Perdamaian yang Diprakarsai Trump

Rusia memastikan tidak akan mengirimkan perwakilan ke konferensi Dewan Perdamaian yang dijadwalkan di Washington pada 19 Januari mendatang.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk hadir, termasuk Presiden Vladimir Putin.

Rusia Menanggapi Undangan KTT Dewan Perdamaian

Dmitry Peskov menyatakan bahwa proposal KTT Dewan Perdamaian saat ini sedang dalam peninjauan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia. Meskipun diundang oleh Presiden AS Donald Trump, keputusan resmi dari Kremlin belum dipublikasikan.

Peskov menegaskan, "Tidak ada seorang pun dari Kremlin yang merencanakan apa pun," yang menunjukkan bahwa kehadiran Rusia di forum ini dipastikan tidak akan terjadi.

Sebelumnya, Kremlin telah menandaskan bahwa Dewan Perdamaian merupakan "perkembangan positif" untuk menghentikan konflik dan menangani masalah kemanusiaan. Namun, mereka menekankan perlunya langkah lebih lanjut untuk menyelesaikan akar masalah ketidakstabilan di kawasan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Negara Lain Juga Mempertimbangkan Kehadiran

Selain Rusia, beberapa negara lainnya juga mengumumkan ketidakhadiran mereka. Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, menyatakan bahwa ia tidak dapat hadir karena bentrok dengan agenda pemerintahan.

India masih dalam tahap mempertimbangkan kehadirannya dan belum memberikan jawaban resmi setelah menerima undangan dari Trump.

Italia dan Polandia baru-baru ini mengumumkan keputusan mereka untuk tidak terlibat, dengan alasan ketidaksesuaian prinsip antara mekanisme tersebut dan nilai-nilai konstitusi kedua negara.

KTT Dewan Perdamaian dan Aspirasinya

KTT Dewan Perdamaian merupakan inisiatif Presiden Trump yang bertujuan untuk menjadi platform diskusi bagi negara-nagara tentang penyelesaian konflik global. Namun, ketidakhadiran beberapa negara besar menandakan tantangan yang dihadapi forum ini.

Diharapkan kepesertaan beragam negara dapat menciptakan dialog konstruktif. Namun, dengan semakin sedikit negara yang bersedia hadir, efektivitas KTT ini patut dipertanyakan.

Kehadiran atau ketidakhadiran negara-negara besar dapat berdampak signifikan terhadap dinamika diplomasi internasional terutama dalam konteks isu perdamaian global.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rusia Tidak Kirim Perwakilan ke KTT Perdamaian yang Diprakarsai Trump

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!