Menteri Fadli Zon Luncurkan Inisiatif Gelombang Budaya Indonesia ke Dunia
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mencanangkan inisiatif 'Indonesian Wave' untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di pentas global.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Langkah ini diharapkan mampu meniru kesuksesan fenomena budaya luar seperti Korea Selatan dan Hollywood dalam mempromosikan identitas budaya mereka.
Fadli Zon menegaskan peran film sebagai salah satu media paling efektif untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia luar.
Ia menyatakan, 'Sebenarnya semuanya potensial, tapi yang paling mudah untuk kita perkenalkan adalah film. Karena film itu ekosistemnya di internasional juga sudah kuat.'
Film memiliki kemampuan untuk menggabungkan beragam unsur seni, termasuk musik, sastra, dan mode, sehingga dapat merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia secara utuh.
Dengan demikian, film diharapkan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.
Pemerintah berkomitmen untuk membangun ekosistem yang mendukung perkembangan seni dan budaya, khususnya di bidang film dan musik.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Fadli Zon menjelaskan, 'Saya kira kita buat road map-nya dengan membentuk ekosistem-ekosistem. Ekosistem di bidang sastra, film, musik, seni hiburan, dan juga manajemen talenta nasional.'
Upaya ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi film Indonesia untuk tampil dalam festival film internasional dan panggung seni global.
Dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas film Indonesia yang mengikuti festival internasional, diharapkan film-filmmu dapat dikenal lebih luas di berbagai belahan dunia.
Fadli Zon menyatakan pentingnya agar film Indonesia lebih dari sekadar dinikmati di dalam negeri dan Asia Tenggara, tetapi juga oleh masyarakat global.
'Kini semakin banyak kita film-film yang ikut kita di festival-festival film internasional, musik kita, meskipun kita harus rancang dengan baik begitu bagaimana ke depan bisa dinikmati tidak hanya oleh orang Indonesia atau Asia Tenggara saja,' ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: