BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 10:48 WIB

Iran Tegaskan Posisi Teguh dalam Pengayaan Uranium di Tengah Ancaman AS

Iran Tegaskan Posisi Teguh dalam Pengayaan Uranium di Tengah Ancaman ASIran Tegaskan Posisi Teguh dalam Pengayaan Uranium di Tengah Ancaman AS

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan komitmen Teheran untuk tidak menyerahkan pengayaan uranium dalam negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini keluar sebagai respons terhadap ancaman dari pihak AS yang berusaha menekan Iran.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Abbas menekankan bahwa keberadaan pengayaan uranium sangat penting bagi kedaulatan dan tidak akan terpengaruh oleh intimidasi yang dilontarkan oleh Amerika.

Ketidakintimidasi oleh Ancaman Militer AS

Dalam konferensi pers, Abbas Araghchi menjelaskan, 'Mengapa kami begitu bersikeras pada pengayaan dan menolak untuk menyerahkannya, bahkan jika perang dipaksakan kepada kami? Karena tidak ada yang berhak mendikte perilaku kami.' Pernyataan ini menggambarkan posisi Iran yang kokoh meski mendapat tekanan.

Ia menyebutkan pengerahan militer AS di kawasan, termasuk kedatangan kapal induk USS Abraham Lincoln. Abbas menjelaskan, 'Pengerahan militer mereka di kawasan ini tidak menakut-nakuti kami,' menekankan bahwa Iran akan tetap pada pendiriannya.

Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Negosiasi yang Menghadapi Tantangan

Amerika Serikat dan Iran baru-baru ini kembali membuka jalur negosiasi setelah terhenti selama bertahun-tahun. Proses negosiasi ini berlangsung di Oman, memberikan harapan akan adanya kemajuan dalam hubungan kedua negara.

Abbas Araghchi menggarisbawahi bahwa pencabutan sanksi ekonomi AS terhadap Iran menjadi syarat penting untuk melanjutkan pembicaraan. 'Hal itu diminta sebagai imbalan atas serangkaian langkah membangun kepercayaan terkait program nuklir,' ungkapnya.

Tuduhan dan Realitas Program Nuklir Iran

Klaim bahwa Iran berupaya memproduksi senjata nuklir telah dibantah oleh pemerintah Iran. Abbas menyatakan, 'Mereka takut akan bom atom kami, padahal kami tidak sedang mencarinya,' menegaskan bahwa suasana ketegangan lebih disebabkan oleh salah paham tentang tujuan program nuklir Iran.

Ia juga menambahkan, 'Bom atom kami adalah kekuatan untuk mengatakan 'tidak' kepada kekuatan-kekuatan besar,' mengindikasikan bahwa kekuatan nuklir Iran berfungsi sebagai simbol perlawanan.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Tegaskan Posisi Teguh dalam Pengayaan Uranium di Tengah Ancaman AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!