Gempa Berkekuatan 6,4 Guncang Pacitan: Analisis dan Dampaknya
Pada Jumat dini hari, gempa berkekuatan M6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, terklasifikasi sebagai gempa megathrust oleh BMKG.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Meskipun guncangannya dirasakan luas di Pulau Jawa, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa terjadi sekitar pukul 01.06 WIB dengan lokasi episenter di laut, sekitar 89 Km arah Tenggara Kota Pacitan pada kedalaman 58 km.
Menurut Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal dan analisis menunjukkan bahwa mekanisme pergerakan adalah naik.
'Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),' ujar Daryono, menjelaskan lebih lanjut mengenai kondisi seismik.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Getaran gempa dirasakan hingga ke daerah Bantul, Sleman, dan Pacitan dengan intensitas IV MMI, sementara Kulon Progo dan Trenggalek mengalami getaran dengan skala III MMI.
Daerah lain seperti Wonogiri, Malang, dan Cirebon juga merasakan dampak dengan intensitas III MMI, mirip dengan efek truk yang melintas.
Lebih lanjut, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami dan hasil monitoring hingga pukul 01.35 WIB menunjukkan tidak ada aktivitas gempa susulan.
Gempa ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam, terutama di daerah yang terletak di jalur lempeng tektonik.
BMKG aktif memonitor kondisi seismik dan menyarankan masyarakat untuk tetap tenang dengan mengikuti informasi terbaru.
Kesadaran terhadap prosedur darurat sangat penting untuk mengurangi risiko bencana, dan informasi cepat dari BMKG menjadi kunci untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: